Dubes RI Singapura Jajal Scoot Perdana, Sebut Belitung Berpotensi Mendunia
- 03 Mei 2026 11:20 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Dr. Hotmangaraja Pandjaitan, menjajal langsung penerbangan internasional perdana maskapai Scoot rute Singapura–Belitung, Minggu 3 Mei 2026.
Ia menilai penerbangan perdana ini menjadi langkah awal penting dalam membuka konektivitas sekaligus memperkuat peluang pariwisata Belitung di mata dunia.
Pesawat Scoot tipe Embraer E190-E2 berkapasitas 112 kursi tersebut lepas landas dari Singapura pukul 05.45 waktu Singapura (SGT) atau 04.45 WIB, dan tiba di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Belitung pukul 06.15 WIB.
Hotmangaraja mengaku penerbangan dilakukan dalam jadwal yang sangat pagi. Namun menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari tahapan awal agar rute internasional ini bisa segera berjalan dan terus dikembangkan.
"Ya memang seperti tadi dikatakan, waktunya masih sangat pagi, tapi ini permulaan. Jadi dari pihak yang berkoordinasi, yang penting kita mulai dulu, yang penting terbang dulu. Baru sambil promosi, pelan-pelan kita coba," kata Hotmangaraja, saat ditemui di Bandara H.AS Hanandjoeddin.
Ia menyebut dirinya harus bangun sejak pukul 03.00 waktu Singapura (SGT) untuk mengejar jadwal keberangkatan pesawat.
"Tadi saya sendiri bangun jam 3 pagi untuk ikut pesawat jam 05.45 waktu Singapura (SGT). Tapi nanti pelan-pelan kita coba usahakan supaya lebih nyaman untuk turis," ujarnya.
Menurutnya, penerbangan dari Singapura menuju Belitung hanya memakan waktu sekitar 50 menit. Ia menilai pesawat Scoot cukup nyaman dan pelayanan maskapai berjalan baik.
Hotmangaraja juga mengapresiasi kelancaran proses kedatangan di Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin, termasuk layanan imigrasi dan bea cukai yang menurutnya berjalan tertib.
"Kita juga berterima kasih karena hari ini berjalan lancar, mulai dari penerbangan sampai proses imigrasi dan bea cukai. Memang kita usahakan nyaman supaya turis juga punya pengalaman yang baik di Belitung ini," katanya.
Di sisi lain, Hotmangaraja menilai Belitung memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata internasional. Ia menyebut Belitung merupakan salah satu destinasi yang didorong Kementerian Pariwisata dan sangat cocok dikembangkan melalui konektivitas Singapura.
"Jadi ini salah satu destinasi dari Kementerian Pariwisata. Saya pikir kalau konteksnya dengan Singapura, yang paling berpotensi ya Belitung ini," ujarnya.
Menurutnya, wisatawan yang datang ke Singapura bukan hanya warga setempat, tetapi juga turis dari berbagai negara yang bisa melanjutkan perjalanan ke Belitung selama beberapa hari.
Ia optimistis dengan pembukaan rute penerbangan langsung ini, Belitung akan semakin dikenal dan menjadi pilihan wisata baru bagi masyarakat dunia.
"Kita optimis bahwa Belitung ini akan menjadi salah satu destinasi yang diminati masyarakat dunia, khususnya dengan adanya alternatif penerbangan dari Singapura," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....