Pilar Bergaya Romawi Kuno 'Himpang Lime', Tempat Favorit Berswafoto

  • 03 Feb 2025 13:01 WIB
  •  Sungailiat

KBRN : Toboali : "Sekilas seperti Pilar Romawi Kuno". Pernyataan itu yang terucap dari seorang pelajar SMP kelas 8, Kaffananta Swara Jannata, ketika melihat pilar megah bertuliskan 'Negeri Junjung Besaoh', di Alun-Alun 'Himpang Lime', Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

"Baru pertama kali saya kesini (-red. alun-alun 'himpang lime' Toboali). Megah ketika melihat pilar yang bertuliskan Negeri Junjung Besaoh pas buat swafoto dan jadi favorit saya. Alhamdulillah ini bisa menjadi tempat santai dan bermain, suka sekali saya," ujar Kaffananta kepada rri.co.id, ketika ditemui saat berkunjung ke Alun-alun Toboali, Bangka Selatan, Selasa (4/2/2025),

Kaffananta yang berasal dari Sungailiat, Kabupaten Bangka, sengaja datang ke alun-alun Toboali karena rasa penasarannya atas informasi yang diketahuinya baik dari media sosial maupun pemberitaan disejumlah media masa.

"Sebetulnya saya mengunjungi kakak yang tugas di Toboali bersama orang tua saya, tapi karena saya mendengar ada objek wisata baru di 'Himpang Lime', alun-alun Toboali ini sekalianlah saya ajak orang tua saya kesini. Jadi kita foto-foto dan saya paling suka berlatar pilar junjung besaoh yang sekilas mirip pilar romawi kuno," ungkapnya.

Dari pantauan rri.co.id, malam tadi, Senin, 3 Februari 2025, banyak warga yang menghabiskan waktu malam bersama keluarga untuk sekedar duduk santai dan berfoto. Tempatnya yang bersih membuat warga betah berada di area 'Himpang Lime' yang kini menjadi ikon baru Kabupaten Bangka Selatan.

"Sejauh ini saya masih merasa nyaman, masih bersih walau saya juga melihat kesadaran pengunjung yang kurang dalam hal sampah. Soalnya saya lihat banyak pengunjung habis minum, makan bahkan merokok, sampahnya ditinggal begitu saja ditempat duduknya, ya walaupun ada petugas sesekali yang membersihkan dan dikumpul ditempat sampah, tapi kesadaran itu penting menurut saya," kata Joan yang juga warga pendatang asal Pangkalpinang.

Joan juga berharap adanya aturan dan himbauan ditempat yang mewajibkan pengunjung mematuhinya.

"Bila perlu ditulis semacam himbauan menggunakan bahasa Toboali, misalnya 'dak anggo mueng hampah hebaseng', 'hude Makan ken Minum, Bueng la hampah ditempet e wa', pesannya mengena, lokalitasnya juga ada", kata Joan

Di Alun-alun 'himpang lime' Toboali, Bangka Selatan juga terdapat wahana bermain Bianglala dan Rainbow Slide. Kedua wahana ini sudah tahap uji coba beberapa waktu lalu. Menurut rencana kawasan wisata baru Bangka Selatan ini akan diresmikan pada tanggal 9 Februari 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....