Tren Thrifting, Gaya Belanja Hemat dan Unik

  • 11 Okt 2025 08:29 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Tren thrifting menawarkan pakaian bekas kepada para konsumen. Sebagian anak muda berbelanja itu, karena harga terjangkau, barang thrift juga dipandang masih berkualitas.

Kalangan anak muda bertransaksi membeli pakaian thrif selain secara offline di daerahnya juga di antaranya berbelanja secara online.

Perilaku itu kini menjadi bagian gaya hidup sebagian kaula muda karena dianggap punya gaya yang unik.

Reisya, seorang pendengar Pro 2 yang juga penggemar thrifting, mengatakan ia suka berburu pakaian bekas karena bisa mendapatkan barang bagus dengan harga murah.

“Aku sering beli di toko thrifting offline. Karena banyak baju - baju branded yang masih bagus banget, tapi harganya jauh lebih hemat,” ujar Reisya saat bergabung dalam acara spada di Pro2 RRI Sungailiat, Sabtu, (11/10/2025).

Sementara itu, Indah seorang mahasiswi menilai thrifting bukan cuma soal gaya, tapi juga tentang kesadaran menjaga lingkungan. Karena dampak thrifting di antaranya mengurangi limbah tekstil dan mendukung gaya hidup berkelanjutan.

“Dengan membeli pakaian bekas, kita bisa membantu mengurangi limbah fashion. Jadi selain hemat, juga bermanfaat,” ujar Indah.

Dari beberapa literasi lainnya dampak thrifting bisa membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha kecil, memungkinkan penghobi thrifting untuk mengekspresikan gaya unik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....