PLUT Babel Kenalkan Teknologi Kemasan Retort
- 20 Okt 2024 09:11 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat: Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Bangka Belitung bekerja sama dengan perusahaan kemasan terbesar di Jawa Timur dalam mengenalkan teknologi kemasan retort yang memiliki umur simpan lebih lama pada suhu ruang.
Koordinator PLUT Bangka Belitung Muslim El Hakim mengatakan, teknologi kemasan retort tersebut sebenarnya sudah lama digunakan, namun di Bangka Belitung belum banyak dikenal.
“Nanti perusahaan kemasan tersebut akan mengenalkan teknologi retort bagi UKM-UKM terutama yang memiliki produk makanan basah, gratis mereka dari Surabaya datang ke sini memperkenalkan teknologi atau teknik pengemasan bagi makanan basah,” ujar Muslim El Hakim.
Dengan teknologi retort ini produk makanan basah memiliki umur simpan lebih lama sehingga memungkinkan untuk dikirim ke luar negeri.
“Misalnya otak-otak itu tidak bisa lebih dari tiga bulan atau hitungannya minggu walau sudah di vakum karena makanan basah tapi kenapa rendang bisa tahuan dua tahun dan pempek di Palembang bisa tahan dua tahun di suhu ruang ternyata ada teknologi retort,” ujar Muslim El Hakim.
Dengan mengenalkan teknologi kemasan ini, diharapkan para pelaku UMKM dengan produk makanan basah di Bangka Belitung dapat melirik peluang pemasaran baik nasional hingga luar negeri.
Sementara itu, Erwin pelaku UMKM pempek menyambut baik dikenalkannya teknologi kemasan yang membuat produk lebih tahan lama hingga lebih dari setahun.
“Bagus ya, apalagi produknya sama sekali tidak rusak selama itu. Bagus juga ke depannya bisa kirim ke luar,” ujar Erwin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....