Tren Konten Hijrah di Medsos ala Generasi Muda

  • 13 Mei 2026 18:01 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Tren membagikan perjalanan spiritual di media sosial kian digemari generasi muda. Banyak pengguna aktif mendokumentasikan proses perubahan diri mereka menuju kesalehan. Tren digital ini memicu beragam pandangan kritis di kalangan masyarakat.

Irene salah seorang pendengar, memandang tren ini memiliki sisi yang sangat inspiratif. Konten keagamaan diyakini mampu memotivasi orang lain untuk ikut memperbaiki diri. Ruang digital pun berubah menjadi sarana efektif guna menyebarkan pesan kebaikan.

“Positifnya bagus karena bisa mengajak kita berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan,” ujar Irene pada Selasa, 12 Mei 2026.

Opini tersebut disampaikannya melalui siaran Spada Prioritas Nasional Pro 2 Sungailiat. Meski berdampak positif, muncul kekhawatiran jika kebiasaan ini melenceng dari tujuan awal. Dokumentasi ibadah di dunia maya dinilai rentan memicu sikap pamer.

Terkait hal tersebut, pendengar lainnya yakni James, sepakat perlunya batasan diri. Ia memandang proses mendekatkan diri kepada Tuhan sebagai pencapaian murni personal. Validasi publik seharusnya bukan menjadi tujuan utama dari sebuah perjalanan spiritual.

“Dekat sama Tuhan itu keren, tapi gak semua hal harus dijadikan flexing,” ujar James melalui pesan Whatsapp.

Perbincangan hangat ini mengingatkan pentingnya meluruskan niat saat beraktivitas di medsos. Moderasi beragama senantiasa mengajarkan nilai kerendahan hati dan menghargai proses sesama.

Ruang digital idealnya menjadi penebar kedamaian, bukan panggung adu ketakwaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....