Salawat, Ekspresi Rindu dan Cinta kepada Rasulullah
- 25 Apr 2026 20:00 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Salawat bukan sekadar lantunan pujian, tetapi juga menjadi wujud rindu dan cinta umat kepada Nabi Muhammad swa. Hal ini disampaikan oleh Ustaz Satera Sudaryoso dalam kajian keagamaan yang membahas makna mendalam di balik sholawat.
Menurutnya, salawat memiliki dimensi spiritual yang kuat, karena menghubungkan hati seorang hamba dengan Rasulullah.
“Ketika seseorang bersalawat, sejatinya ia sedang mengungkapkan rasa cinta dan kerinduannya kepada Nabi. Ini bukan hanya ibadah lisan, tapi juga ibadah hati,” ujarnya.
Ia menjelaskan, di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan, sholawat bisa menjadi penyejuk jiwa. Selain mendatangkan pahala, sholawat juga diyakini mampu menghadirkan ketenangan dan keberkahan dalam hidup.
“Banyak orang mencari ketenangan ke mana-mana, padahal salah satu kuncinya ada pada sholawat. Ketika hati terhubung dengan Rasulullah, maka hidup terasa lebih ringan,” tambahnya.
Kajian tersebut mendapat tanggapan positif dari para pendengar Iwan yang mengaku merasakan perubahan setelah rutin bersalawat.
“Dulu saya sering gelisah, tapi setelah membiasakan salawat, hati jadi lebih tenang dan adem,” ungkapnya.
Pendengar lainnya, Ahmad, juga menyampaikan bahwa salawat menjadi penguat di saat menghadapi masalah hidup.
“Kadang kita tidak punya tempat mengadu, tapi dengan salawat, rasanya seperti dekat dengan Rasulullah,” katanya.
Melalui kajian ini, masyarakat diharapkan semakin memahami salawat bukan hanya rutinitas, tetapi juga bentuk cinta yang tulus kepada Nabi Muhammad saw., sekaligus jalan untuk memperbaiki kualitas hati dan kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....