Dosa Lisan, Ringan Dilakukan Berakibat Dosa Berat

  • 24 Apr 2026 22:05 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Berkata baik atau diam, mengajarkan kita pentingnya menjaga ucapan. Doa yang tulus dan dzikir yang selalu mengingat Allah merupakan contoh menjaga lisan. Dalam H.R. Muslim "Setiap ucapan baik akan menjadi sedekah".

Lisan adalah cerminan hati. Jika hati bersih, maka ucapan akan penuh dengan kebaikan menenangkan. Namun, jika hati kotor, maka lisan akan mudah berbohong, mudah menggunjing orang, bahkan menyakiti orang lain.

Jika seseorang mampu menjaga lisan, maka akan memperoleh ketenangan hidup dan kemuliaan di sisi Allah.

“Setiap ucapan yang keluar dari mulut nanti akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah nanti di hari kiamat,” ujar Ustaz Jaja dalam program Mutiara Pagi edisi Kamis, 23 April 2026.

Seringkali dosa lisan terasa ringan diucapkan, padahal dosanya sangat berat. Ghibah, fitnah, dusta dan bohong adalah semua jenis dosa lisan. Dosa-dosa besar bisa saja berasal dari lisan yang tidak terjaga.

Seorang pendengar, Irwan yang bergabung melalui layanan interaktif telepon menyampaikan bahwa lidah memang tidak bertulang tapi bisa menjadi tajam seperti pedang.

“Sakit karena luka gampang obatnya, sakit karena lidah susah mencari obatnya harus bertahun-tahun,” ujar Irwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....