'Kemplang Tjokro' Eksis di tengah Persaingan Dagang Ragam Kuliner di Bangka
- 09 Apr 2026 22:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Para pelaku UMKM sebagian memproduksi jenis makanan olahan ikan dari hasil potensi laut di Bangka Belitung. Mereka di antaranya mengolah ikan dijadikan kerupuk atau kemplang.
Kemplang, makanan olahan ikan itu sangat familier bagi konsumen masyarakat Bangka Belitung. Produksinya relatif stabil di pasaran. Kemplang rasa ikan tenggiri, cumi, atau rasa udang cukup autentik dan sarat peminatnya.
Kemplang Tjokro, satu di antara yang beredar di pasaran terutama di Sungailiat Kabupaten Bangka. Produsennya itu, Cok Liong. Ia memilih usaha itu sejak tahun 2001 dengan merek dagang Kemplang Tjokro.
"Pernah beli, enak rasanya tuh. Bisa untuk oleh-oleh. Di toko-toko kuliner ada itu. Tjokro itu mereknya," kata Firdaus warga Sungailiat.
Pengakuan konsumen itu mengisyaratkan cita rasa kemplang tidak asing lagi di masyarakat. Sebagai camilan kemplang dikonsumsi dipadukan dengan sambal terasi khas Bangka. Kempang panggang umumnya lebih banyak diminati konsumen, karena cita rasanya yang khas.
Cok Liong, memang memproduksi dalam beberapa varian tak terkecuali kemplang panggang. Keeksisan dalam menjalankan usahanya, ia dibantu dengan mempekerjakan 7 orang, warga setempat.
"Aku nih sudah tua, pernah jatuh dari motor jadi ndak bisa kerja berat. Mau tak mau cari sampingan, coba-coba, ya jadilah usaha kemplang ni," kata Co Liong, mengisahkan akan tekad kuatnya itu ketika ditanya reporter Irwan Aulia Rahman.
Usaha yang dijalani Co Liong selama lebih dari dua dasa warsa itu meski tampak eksis, namun tak lepas dari tantangan. Selain kerap adanya kenaikan harga ikan dan bahan baku, hal itu ia tetap hadapi dengan kiat dan strategi yang dijalankannya.
Tantangan teknis lain, menurut Co Liong adalah cuaca. Bila cuaca panas proses penjemuran kemplang bisa kering paling cepat 3 hari tapi bila cuaca hujan prosesnya bisa menambah durasi waktu meski pakai oven pengering.
Tekad kuat dan konsistenlah yang menjadikannya eksis, di tengah ragam kuliner yang beredar saat ini. Rasa optimis akan eksistensi di usahanya itu diperkuat setelah kemplang hasil produksinya mendapatkan hak merek yakni 'Kemplang Tjokro'.
Co Liong semakin eksis terhadap kemplang hasil produksinya yang layak terus dipasarkan. Karena Kemplang Tjokro dinyatakan layak dikonsumsi apalagi produknya itu sudah bersertifikat halal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....