Perbanyak Koreksi Diri di Bulan Syawal
- 04 Apr 2026 21:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Umat islam telah meninggalkan bulan Ramadan tepat pada 1 Syawal 1447 Hijriah kemarin. Berakhirnya bulan Ramadan dan berganti ke bulan Syawal, diharapkan tidak membuat umat islam berkurang aktivitas ibadahnya, namun justru semakin memperkuat ibadah dan banyak mengoreksi diri.
Ustaz M. Nasir Hasan dalam khotbah Jumat di Masjid Agung Sungailiat yang juga disiarkan langsung Pro 1 RRI Sungailiat, 3 April 2026 mengatakan, umat islam di bulan Syawal hendaknya bersikap rendah diri, dan menjaga lisan. Sikap tersebut harus dapat dipertahankan setelah selama sebulan menjalani puasa di bulan ramadan.
"Jika perilaku masih angkuh dan kemudian menyombongkan diri dari apa yang mungkin memiliki kelebihan-kelebihan dan seterusnya, maka mungkin ada sesuatu yang perlu kita koreksi dalam cara kita beribadah," kata Nasir.
Lebih lanjut Nasir mengatakan, bulan Syawal adalah momentum mempraktikan nilai nilai religus, yang selama ini dipelajari dan dijalani di bulan suci Ramadan. Ibadah seperti puasa, salat berjemaah, sedekah, hingga membaca ayat suci Al-Quran diharapkan dapat terus berlanjut.
"Mari kita jadikan sisa bulan Syawal ini sebagai waktu untuk meneguhkan niat dan memperbaiki arah. Jangan biarkan semangat Ramadan padam begitu saja," kata Nasir.
Sementara itu salah seorang warga di Kabupaten Bangka, Iman mengatakan, ia terus berusaha memperbanyak perbuatan positif sembari terus melanjutkan ibadah di bulan Syawal.
"Masih rajin salat berjemaah, dan juga baru selesai jalani puasa Syawal," kata Iman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....