Mudik - Balik Lebaran, Tradisi Masyarakat dan Keniscayaan Sosial
- 23 Mar 2026 23:21 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID - Sungailiat - Jutaan masyarakat Indonesia melakukan mudik Lebaran untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Mudik gratis, fenomena yang dilakukan masyarakat Bangka yang semula merantau ke Pulau Jawa.
Moda transpormasi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) TNI AL bekerja sama Pemprov Babel sudah membawanya ke kampung halaman di Bangka Belitung. Mereka pun kini menyiapkan diri untuk kembali ke tanah rantau sesuai profesinya masing-masing, setelah lebaran ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI AL yang sudah menyediakan mudik gratis ini. Dengan adanya program ini kami bisa pulang ke Belitung untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran, terkhusus mahasiswa yang merantau,” tutur Ridho, pemudik tujuan Belitung.
“Program ini sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ke depan kuotanya bisa lebih banyak agar lebih banyak lagi warga yang bisa merasakan manfaatnya,” kata Natasya yang mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis, dalam pemberitaan rri.co.id,.16 Maret 2026.
Mudik Lebaran merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk kembali ke akar budaya dan keluarga, serta mempererat hubungan dengan sanak saudara. Mudik Lebaran juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melepas penat dan menghilangkan stres setelah seharian bekerja. Setibanya di kampung halaman mudik ke kampung halaman menjadi waktu untuk beristirahat dan menikmati waktu bersama keluarga, sanak saudara dan kerabat, teman sekampung.
Kuatnya tradisi mudik dari masyarakat setiap tahunnya memang menjadi perhatian pemerintah, termasuk bagi Pemprov Kepulauan Bangka Belitung. Hal itu diungkapkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani.
“Pemprov Babel tidak lain dan tidak bukan hanya ingin berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Negeri kita adalah negeri yang penuh dengan rasa tanggung jawab,” kata Gubernur Hidayat Arsani ketika menyambut kedatangan para pemudik di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka, 16 Maret 2026.
Mudik Lebaran memiliki tantangan tersendiri, seperti kemacetan dan kemungkinan menemui kesulitan mencari transportasi. Itulah di antaranya Pemprov Babel mendukung sepenuhnya Program Mudik Gratis dari inisiatif TNI Angkatan Laut yang setiap tahun memanfaatkan Kapal Perang Republik Indonesia.
Dari fenomena arus mudik, kita dihadapkan pada arus balik seiring masa libur lebaran bagi para pekerja akan berakhir Selasa, 24 Maret 2026. Moda transportasi darat, laut dan udara menjadi titik perhatian pemerintah daerah. Moda transportasi yang menjadi perhatian serius adalah di jalur penyeberangan Tanjung Kalian Mentok Kabupaten Bangka Barat.
“Pada antisipasi saat arus balik nantinya yang kami prediksi kemungkinan terjadi pada 24 atau 25 Maret kemudian prediksi gelombang keduanya di 28 atau 29 Maret 2026,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya, tulis reporter RRI Achmad Dwisahyo, di rri.co.id, Senin, 23 Maret 2026.
Langkah strategi menghadapi arus balik juga disiapkan pihak Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Bangka Barat. Hal itu diakui General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Bangka, Agustinus Cahyo semisal menyiapkan lahan untuk para pemudik beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
"Untuk arus balik, kita hanya menerima arus balik, dan kami juga kalau ada pemudik yang memang ingin singgah atau melakukan istirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan," kata dia, dalam pemberitaan rri.co.id, 23 Maret 2026.
Mudik Lebaran, bagaimanapun adalah tradisi. Lebaran pun segera usai, para pemudik pun siap melakukan arus balik. Situasi kamtibmas pun pengamanannya menjadi strategi tersendiri termasuk di titik balik di Wilayah Bangka Belitung.
Pemerintah pusat hingga daerah menyiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi arus balik. Pengaturan lalu lintas, penambahan fasilitas transportasi, dan peningkatan pengawasan keamanan. Sementara untuk mengurangi kepadatan di titik arus balik, bagi para pekerja kantoran, program kerja dari mana saja (Work From Anywhere) bisa dimanfaatkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....