Bijak Belanja, Hindari Kepanikan dan Sikap Impulsif

  • 11 Mar 2026 22:36 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Sebagian masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan sandang pangan untuk Hari Raya Idulfitri atau lebaran. Hal yang perlu dihindari adalah 'panik belanja' : membeli barang dalam jumlah besar karena khawatir akan kekurangan atau kenaikan harga.

Perilaku panik belanja yang dilakukan para konsumen akan menjadi penyebab toko-toko kehabisan stok dan harga barang naik. Sebaliknya menghindari panik belanja akan membantu menjaga kestabilan harga.

Supaya tidak panik belanja, strategi bijak yang bisa dilakukan semisal menyusun daftar belanja; menentukan apa yang benar-benar dibutuhkan.Tetap tenang, jangan terbawa emosi. Selain itu bisa menginventarisir, barang kebutuhan yang sudah ada di rumah sebelum membeli. Jangan terburu-buru membeli dan cek harga terlebih dulu.

Panik belanja bisa memicu konsumerisme karena itu kurang bijak belanja berlebihan karena rasa takut kekurangan. Hindari Impulsif, membeli barang-barang karena emosi, bukan karena kebutuhan.

Perilaku panik belanja, tidak sekadar harus dicegah terhadap pembelian pangan tetapi juga di antaranya terhadap pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM). Karena itu konsumen perlu memastikan informasi yang akurat terhadap stok atau ketersediaan BBM.

Terminal Manager Pangkal Balam Pangkalpinang, Tri Awan mengatakan telah menyiapkan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat, terutama selama bulan Ramadan dan lebaran.

“Kami pastikan hingga Lebaran stok BBM dan LPG aman. Kami juga berkomitmen kepada masyarakat bahwa produk BBM dan LPG akan selalu tersedia,” kata Tri Awan dalam laporan yang diterima RRI, Sabtu, 7 Maret 2026 di portal rri.co.id .

Ia mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam membeli BBM maupun LPG, karena pasokan terus berjalan sesuai siklus distribusi yang telah diatur. Dari pantauan di lapangan oleh pihak-pihak otoris di SPBU tersimpulkan stok BBM tersedia cukup.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Persediaan BBM di Babel aman, jadi belilah sesuai kebutuhan," kata Pelaksana Harian Kasatpol PP Babel, Renaldi saat memantau ketersediaan BBM di sejumlah SPBU di Pangkalpinang pekan lalu, sebagaimana pemberitaan rri.co.id 7 Maret 2026.

Selain itu, Pertamina juga telah menyiapkan tambahan pasokan atau extra dropping untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.

“Ada penambahan pasokan BBM dan LPG sekitar 25 persen dari jumlah normal. Penambahan ini sudah berdasarkan perhitungan dan kami pastikan jumlahnya tersedia,” kata Tri Awan dalam laporan yang diterima RRI, Sabtu, 7 Maret 2026 di portal rri.co.id .

Bulan Ramadan ada di fase 10 hari terakhir saat ini. Bila sebagian masyarakat mempersiapkan kebutuhan dengan segala pernak-perniknya, itu boleh-boleh saja. Selanjutnya lebaran atau Idulfitri akan dirayakan, harapannya dirayakan dengan penuh makna. Yang penting adalah kebersamaan dan kebahagiaan, bukan berapa banyak yang dibelanjakan.

Rekomendasi Berita