Ramadan Momentum Latih Empati di tengah Masyarakat

  • 09 Mar 2026 12:03 WIB
  •  Sungailiat

Program Cerita Penutup Hari Pro 2 Sungailiat pada Sabtu, 7 Maret 2026 mengangkat topik tentang bagaimana bulan Ramadan dapat mengajarkan empati dan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Bulan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga menjadi momen bagi masyarakat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial. Berbagai kegiatan seperti berbagi makanan berbuka puasa, membantu tetangga, hingga mendukung usaha kecil menjadi bentuk nyata kepedulian yang kerap dilakukan selama bulan suci.

Melalui interaksi pendengar, James membagikan pengalamannya selama Ramadan yang mencoba menumbuhkan rasa empati dengan berbagi kepada orang lain di sekitarnya.

“Menurut saya Ramadan benar-benar mengajarkan empati. Selama bulan ini saya mencoba berbagi, meskipun sederhana seperti memberi makanan berbuka atau membantu orang sekitar,” ujar James melalui pesan WhatsApp.

Pendengar lainnya yakni Irene dari Sungailiat, juga mengungkapkan bahwa Ramadan tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga dengan membantu orang sekitar melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengatakan membantu pekerjaan orang lain, menolong saat ada yang membutuhkan, hingga ikut mendukung pelaku usaha kecil menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan kepedulian sosial

Menurutnya, kebiasaan saling membantu tersebut menjadi salah satu nilai positif yang dapat mempererat hubungan antarsesama di lingkungan masyarakat.

Melalui dialog ini, pendengar diingatkan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melatih empati, memperkuat rasa peduli, serta membiasakan diri melakukan kebaikan kepada orang lain.

Rekomendasi Berita