Swakelola Memasak, Pilihan Hemat Jaga Keseimbangan Gizi Keluarga

  • 23 Jan 2026 07:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Aktivitas memasak merupakan kelaziman dalam keseharian seiring pemenuhan kebutuhan pokok bagi kelangsungan hidup siapapun. Jenis masakan yang dimasak tergantung selera masing-masing dalam dinamika keluarga.

Kesederhanaan ataupun dibuatnya mewah, proses untuk menjadikan masakan yang siap dikonsumsi juga tergantung kemauan seseorang. Hasil masakan bisa sederhana atau mewah, semua itu diawali dengan rencana dan pilihan ragam resep makanan.

Dalam kehidupan berumah tangga, memasak merupakan keniscayaan. Meskipun dalam pemenuhan asupan makanan terkadang mencari jalan instan, seperti belanja masakan lauk pauk ke warung, kafe, atau restoran tertentu. Hal yang dilakukannya itu tergantung pada mood, atau sanggup tidaknya mengeluarkan besaran uang belanja untuk membeli makanan itu.

Siapapun dalam memenuhi asupan kebutuhan pokok harus memutuskannya, antara swakelola memasak di rumah atau belanja makanan-makanan instan atau hasil masakan di warung. Hal kondisi situasional akan menjadi alasan pertimbangan.

Pertimbangan lain seiring adanya peningkatan biaya hidup dan harga kebutuhan pokok, keputusan mengolah masakan sendiri di rumah menjadi hal yang dilakukan. Mereka memilih memasak sendiri di rumah sebagai upaya menekan pengeluaran rumah tangga. Masakan rumahan dinilai lebih hemat dibandingkan membeli makanan siap saji atau pesan antar.

“Kalau masak sendiri, pengeluaran bisa ditekan. Uang yang biasanya habis buat beli makanan jadi bisa dialihkan untuk kebutuhan lain,” kata Qori dalam acara Pro Persada RRI Pro 1 Sungailiat, Kamis 22 Januari 2026.

Begitupun dengan pendengar Pro1 Sultan. Ia menilai biaya makan di luar rumah cenderung lebih besar, terutama bagi keluarga dengan jumlah anggota yang banyak.

“Kalau satu keluarga beli makanan jadi terus, jelas lebih mahal. Masak di rumah jauh lebih irit,” kata Sultan.

Qori atau Sultan merupakan representatif masyarakat yang memumutuskan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dengan memasak sendiri atau swakelola di rumah. Bagi mereka meskipun makanan siap saji dinilai praktis, namun itu sebagai pilihan yang situasional saja.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....