Candaan Berulang Bisa Jadi Bullying

  • 20 Jan 2026 12:47 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID., Sungailiat - Perilaku bullying pada anak dan remaja masih kerap disalahpahami sebagai candaan biasa, padahal bullying memiliki definisi yang jelas dan dampak serius bagi kesehatan mental korban.

Psikolog Rudy Darwin menjelaskan, bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, baik oleh individu maupun kelompok yang memiliki kekuasaan lebih terhadap korbannya.

"Jika tindakan tersebut dilakukan konsisten dan disengaja, maka kecenderungan bullying sangat tinggi,"ujarnya

Ia menambahkan, kesalahan persepsi sering terjadi karena masyarakat sulit membedakan antara bercanda dan perundungan.

“Ketika perilaku itu dilakukan berulang dan membuat orang lain tertekan, itu sudah masuk kategori bullying,” ujarnya dalam program Ngobras Pro 1 RRI Sungailiat, Senin 19 Januari 2026.

Dikatakannya bullying juga memiliki beragam bentuk, mulai dari fisik, verbal, sosial hingga cyberbullying yang dampaknya dinilai lebih panjang karena meninggalkan jejak digital.

Shella pendengar dari Pangkalpinang mempertanyakan batasan antara candaan dan bullying. Psikolog Rudy Darwin menjelaskan, kunci membedakannya terletak pada unsur kesengajaan dan pengulangan.

“Kalau dilakukan berulang, disengaja, dan membuat anak merasa tertekan atau tidak nyaman, itu sudah masuk kategori bullying, meskipun dibungkus dengan candaan,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....