Bahasa Isyarat Jembatan Kesetaraan Penyandang Disabilitas Tuli

  • 17 Jan 2026 13:11 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Bahasa isyarat memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas tuli. Bahasa isyarat bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga bentuk pengakuan hak dasar penyandang tuli.

Hal tersebut disampaikan Arindah Savitri, S.Pd, Juru Bahasa Isyarat dan Guru SLB Negeri Koba, dalam dialog Ruang Disabilitas dan Inklusi Pro 1 RRI Sungailiat, Sabtu, 17 Januari 2026.

“Ketika bahasa isyarat diterima, maka martabat dan akses mereka terhadap pendidikan serta layanan publik ikut terbuka,” kata Arindah.

Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya penggunaan bahasa isyarat dalam kehidupan sehari-hari. Isyarat ini menjadi komunikasi yang inklusif, dapat menciptakan lingkungan yang ramah dan setara.

“Kesetaraan dimulai dari kemauan kita untuk belajar dan memahami perbedaan,” kata Arindah.

Salah satu pendengar asal Sungailiat, Rina, mengaku baru memahami pentingnya bahasa isyarat. Ia berharap semakin banyak ruang edukasi tentang disabilitas di media.

“Saya jadi sadar bahwa sikap inklusif bisa dimulai dari hal sederhana, seperti tidak mengabaikan komunikasi dengan teman tuli,” kata Rina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....