Libur Sekolah, Tebat Rasau Destinasi Wisata di Beltim

  • 08 Jul 2024 14:38 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Belitung Timur : Pada liburan sekolah, Destinasi wisata Tebat Rasau, Simpang Renggiang penuh di kunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah. Destinasi ini menjadi pilihan wisatawa karena tidak hanya indah, tapi juga punya nilai-nilai edukasi.

Fenti, salah satu wisatawan menyebut, memilih Tebat Rasau sebagai tempat liburan karena tempatnya yang masih alami dan udaranya bersih. Tidak hanya itu selain menikmati alamnya dia juga menyewa cottages yang tersedia di tempat tersebut.

"Jarang ada tempat wisata seperti ini di Beltim. Tadi kami susur sungai dan melihat view yang sangat cantik. Tapi sayang hujan. Kalau tidak hujan pasti viewnya lebih bagus," kata Desi yang berasal dari Bangka.

Berbagai aktifitas air dapat dilakukan di Tebat Rasau, mulai dari susur sungai, memancing, bermain sampan, hingga bermalam di Cottage. Hal itu akan memberikan pengalaman menarik bagi wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata tersebut, apalagi untuk pekerja kantoran yang penat dengan rutinitas sehari-hari.

Tebat Rasau sendiri berlokasi di Desa Lintang, Kecamatan Simpang Renggiang , Belitung Timur. Destinasi ini bisa dijangkau dengan jarak 40 menit dari bandara HAS Hanandjoeddin atau 20 menit dari Kota Manggar.

Tak hanya dapat menikmati alam, wisatawan pun sering memanfaatkam tempat wisata ini untuk melakukan aktivitas mancing di sungai tebat rasau ini. Keberagaman bioata air membuat para pemancing banyak ketagihan datang, karena lokasi tersebut juga menjadi habitat ikan Chana dan Arwana.

"Saya akan ajak keluarga saya nanti liburan ke sini," kata Fenti wisatawan dari luar Bangka Belitung.

Sementara, Ketua Komunitas Tebat Rasau, Nasidi mengatakan untuk wisatawan yang menginap di cottage per malam dipatok dengan harga Rp200 ribu sudah termasuk dengan makan pagi. Sedangkan untuk susur sungai per jam dihargai Rp50 ribu. Lalu untuk mancing menggunakan sampan Rp150 ribu.

"Ikan yang didapatkan pun bisa dimasak langsung di Tebat Rasau atau yang ingin memelihara ikan tersebut juga dapat membawa pulang ikan dalam keadaan hidup.

Nasidi menuturkan, Tebat Rasau akan terus berbenah agar wisatawan dapat kembali mengunjungi destinasi itu dan terbukti hingga saat ini disaat weekend wisatawan lokal dan luar terus berdatangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....