Literasi Inklusif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
- 04 Jul 2024 21:46 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, literasi menjadi salah satu aspek fundamental yang harus dimiliki oleh setiap individu dalam masyarakat.
Literasi bukan hanya sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan juga mencakup kemampuan memahami, mengkritisi, dan menggunakan informasi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program literasi inklusif menjadi sangat penting untuk diterapkan di berbagai lapisan masyarakat.
Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Muhammad Irsan mengatakan, program literasi inklusif bertujuan untuk memberikan akses literasi kepada semua individu, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau fisik.
Dengan adanya program ini, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup mereka melalui akses informasi yang lebih luas. Literasi yang baik memungkinkan individu untuk memahami hak-hak mereka, membuat keputusan yang lebih baik, serta meningkatkan kesejahteraan pribadi dan keluarga.
"Salah satu tujuan utama dari program literasi inklusif adalah untuk mengurangi kesenjangan sosial. Di banyak negara, kesenjangan literasi masih menjadi masalah serius, terutama di daerah terpencil atau di kalangan masyarakat kurang mampu. Dengan menyediakan program literasi yang inklusif, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Hal ini dapat membantu mengurangi jurang sosial dan ekonomi yang ada di masyarakat," Kata Muhammad Irsan saat menjadi Narasumber dialog Interaktif di RRI Pro 1 Sungailiat, Kamis (4/7/2024).
Selain itu, kata dia Literasi yang inklusif juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.
"Program literasi inklusif memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas, sejahtera, dan adil. Dengan memberikan akses literasi yang merata kepada semua individu, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, partisipatif, dan toleran. Oleh karena itu, pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat perlu bekerja sama untuk mengembangkan dan memperluas program literasi inklusif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....