Sheraton Belitung Resort Miliki REC dari PLN

  • 20 Mei 2024 13:20 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Belitung: Sheraton Belitung Resort menjadi resort pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah menggunakan Renewable Energy Certificate (REC) PT PLN Persero. Hal ini sebagai bentuk percepatan transisi penggunaan energi hijau (green energy) dan ramah lingkungan.

PT PLN Persero Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung mencanangkan terobosan dalam menyuplai kebutuhan energi hijau Pulau Belitung.

Khususnya Sheraton Belitung Resort melalui Renewable Energy Certificate (REC) sebesar 200-unit atau setara 200 MWh.

Di Indonesia, penerapan REC merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT).

REC itu sendiri berfungsi sebagai instrumen berbasis pasar yang menyediakan mekanisme akuntabel untuk melacak dan memperdagangkan listrik energi terbarukan.

Manajer PLN UP3 Belitung Hariani, mengatakan REC merupakan langkah yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.

"REC memainkan peran penting dalam memberi insentif pada investasi EBT, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mitigasi dampak negatif climate change atau perubahan iklim. Perjanjian ini merupakan langkah konkrit yang diambil PLN untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 atau bisa lebih cepat," ujarnya.

Disisi lain, Director of Engineering Sheraton Belitung Resort, Nursidi menyampaikan komitmen Sheraton Belitung Resort dalam bertransisi ke energi hijau dan ramah lingkungan sudah direncanakan dari beberapa tahun yang lalu.

"Dengan mendapatkan REC dari PLN, Sheraton Belitung Resort merupakan Resort pertama di Babel yang dapat diklaim menggunakan green energy. Selain kebutuhan listrik, kami juga menerapkan bangunan dengan konsep sustainable energy pada Sheraton Belitung Resort. REC ini merupakan sumbangsih nyata dalam menerapkan green energy di Indonesia, dan semoga bisa dijadikan percontohan oleh hotel dan resort lainnya di Bangka Belitung untuk mendukung program pemerintah NZE 2060," pungkasnya.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....