Ternak Lele, Peluang Usaha Rumahan Hasilkan Cuan
- 08 Mei 2024 20:55 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Di tengah perekonomian yang kian meredup pasca tambang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ternak Lele menjadi salah satu usaha rumahan yang cukup menjanjikan untuk menghasilkan cuan.
Hal ini dilakoni ayahnya Tinka (53) Warga Nangnung Sungailiat, Rabu (8/5/2024). Ia mulai membudidayakan lele skala rumahan sejak 2 tahun silam. Semula ia melakukannya karena hobby, namun seiring waktu karena berhasil membudidayakannya, sehingga ia memutuskan untuk fokus menekuni hingga sekarang, dan dapat menambah penghasilan keluarga.
"Saya mempunyai 6 kolam beton ukuran 1 x 2 meter, 11/2 x 2 meter, kolam ini saya manfaatkan untuk beternak lele dumbo, awalnya untuk kesenangan ( hobi) dan sebagai isengan dirumah, dan siapa sangka karena berhasil membudidayakan jadi saya berfikir kenapa tidak dijadikan sebagai peluang untuk menambah pendapatan di rumah." ujarnya kepada rri.co.id
Berawal dari informasi pelaku usaha warung pecel lele yang mengatakan karena usahanya beroperasi dari pagi hingga dini hari, sehingga ia butuh pasokan lele lebih banyak setiap harinya.
"Banyak warung pecel lele yang buka dari sore sampai malam hari. Lele sangat diminati oleh masyarakat terutama untuk makan malam, umumnya 5-7 kg perhari di sediakan warung pecel lele dan selalu habis, sehingga mereka kekurangan pasokan lele yg siap konsumsi. Dengan kondisi tersebut saya mencoba untuk beternak lele," ujarnya lagi.
Lebih lanjut dijelaskannya dari 6 kolam kecil yang di budidayakan nya, dengan benih 5000 - 10.000 ekor, dengan harga benih Rp200 per ekor, dengan masa panen dengan interval waktu 4 - 5 bulan, dari bibit 5000 akan menghasilkan 3000 ekor ukuran 7-8 ekor/kg atau sekitar 375 kg, yang di jual dengan harga Rp23.000/kg atau setara dengan Rp8.625.000,- .
Sementara itu, untuk operasional pembiakan lele, ia menggunakan pakan pelet sesuai perkembangan pembesaran benih, selama 4 bulan dibutuhkan biaya pakan sebesar Rp 3.500.00 atau setara dengan Rp 875.000 per bulan. Setelah di kalkulasi dengan biaya operasional masih memiliki untung yang lumayan.
Pada kesempatan ini, ia juga ingin berbagi pengalaman kepada masyarakat yang berminat membudidayakan lele, khususnya bagi pembudidaya pemula, hal yang perlu di perhatikan diantaranya
1. Kolam sesuai yang ada di rumah atau bisa juga menggunakan terpal.
2. Air bersih dr sumur atau pun PDAM untuk menabur benih. Jika menggunakan air PDAM usahakan diamkan dulu selama kurang lebih seminggu untuk memghilangkan kandungan kaporit atau sejenisnya.
3. Siapkan pakan utk benih PF 500 dan PF 1000 selama 1 bulan
4. Lakukan penyortiran untuk ukuran yg membesar, dengan kolam tersendiri
5. Ganti pakan dengan ukuran tertentu dengan pelet minus 1 atau minus 2 atau SP
6. Ganti air 2 minggu sekali agar oksigen kolam terjaga
7. Setelah 2 bulan ganti pakan dengan pelet sesuai ukuran dengan pelet 781 sampai lele panen dengan ukuran 6-7 ekor/kg.
8. Harus sering di monitor untuk ukuran, mengingat sifat lele yang Kanibal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....