Kurang Stok, Harga Beras di Babel Tinggi
- 27 Feb 2024 17:13 WIB
- Sungailiat
KBRN, Pangkalpinang : Tingginya harga beras premium saat ini di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dipicu karena kekurangan stok. Hal ini disampaikan oleh Penjabat Gubernur Safrizal ZA, Selasa (27/2/2024).
"Memang secara nasional, walaupun pak presiden sudah mengizinkan tambahan impor beras sampai 1,6 juta ton tapi butuh waktu untuk pengirimannya," kata Safrizal.
Saat ini, kata Safrizal, pihaknya di lapangan sedang mengecek terkait ketersediaan beras, karena Babel 80 persen beras impor dari provinsi lain. Sehingga sangat tergantung daripada harga di luar daerah.
"Mudah-mudah beras impor yang diizinkan pak Presiden segera sampai, sehingga bisa menekan harga beras kembali," ujarnya.
Pj Gubernur Babel juga mengambil langkah berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan terkait ketersediaan beras ini. Ia juga memerintahkan Bulog untuk menggelar operasi pasar atau pasar murah di banyak tempat supaya membantu masyarakat.
"Kenaikan beras karena kiriman beras kita dari luar itu harganya sudah naik, jadi bukan karena faktor lokal Babel. Karena kan beras kita 80 persen dari luar dan kemampuan Babel hanya 20. Jadi kalo dari luar sudah naik, maka distributor di sini naik," ucapnya.
Ia juga mengakui, laporan yang masuk ke dirinya harga beras premium terus beranjak naik.
"Premium bergerak terus (naik) karena premium termasuk tidak diatur oleh pemerintah pemerintah, betul-betul karena mekanisme pasar (proses bisnis) jadi supplay dan demand saja. Sementara beras medium punya intervensi oleh Bulog," katanya.
Pimpinan Bulog Cabang Bangka, Ahmad Fahmi Yasin mengatakan, pihaknya selalu siap untuk melakukan operasi pasar yang diminta oleh pemerintah. Bahkan bulan ini jadwal Bulog sudah penuh untuk operasi pasar.
"Siap (operasi pasar), bahkan jadwal kami sudah siap. Ada kota kabupaten, satu bulan sudah penuh jadwal kita. Di beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) masyarakat mendapatkan harga eceran tertinggi (HET) Rp11.500 perkilogram," kata Ahmad.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....