Amanat HUT ke-81 TNI: Kepercayaan Rakyat Kehormatan dan Amanah

  • 05 Okt 2026 22:38 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang -

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib dijaga.

Hal itu disampaikan dalam amanat pada Upacata HUT ke-81 TNI tanggal 5 Oktober 2026, yang dibacakan Inspektur Upacara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani di Halaman Kantor Gubernur di Pangkalpinang.

"Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah diberikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga," kata Panglima.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan Amanat Panglima TNI pada HUT ke- 81 TNI (Dok. babelprov.go.id)

Ia menyampaikan negara terus membantu baik melalui pendidikan kesetaraan militer dan penguasaan teknik maupun modernisasi alat utama sistem persenjataan. Kekuatan pertahanan dan keamanan semakin kuat, teknologi semakin modern, dan kemampuan semakin besar, maka tanggung jawab yang dipikul juga semakin besar.

Oleh karena itu penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing. Seluruh sumber daya yang dipercayakan harus dapat digunakan secara optimal dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

Panglima menyadari lingkungan strategis terus berubah. Ketidakpastian global, dinamika geopolitik dan kompetisi yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara, ancaman terhadap kedaulatan wilayah serta keutuhan dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya negara merupakan tantangan yang harus dihadapi bersama.

Menghadapi dinamika tersebut TNI harus tetap fokus dan memiliki jati diri yang jelas dalam arah pengabdiannya. Peringatan HUT ke-81 ini harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi segenap tumpah darah Indonesia sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur.

Dalam amanat tersebut Panglima menekankan lima pedoman agar TNI PRIMA menjadi budaya pengabdian:

Pertama, profesional. Kuasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, pelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, tingkatkan kompetensi serta laksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Kedua, responsif terhadap perubahan dan penyelenggaraan tugas. Ketahui potensi ancaman sejak dini serta bertindak cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Ketiga, integratif. Bangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa agar kekuatan TNI menjadi bagian dari kekuatan nasional dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan dan mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, adil dan makmur.

Keempat, modern. Kuasai alutsista dan teknologi yang menjadi tanggung jawab, gunakan secara optimal dan kreatif serta terus tingkatkan kemampuan untuk menghasilkan daya tangkal dan daya tempur yang nyata.

Kelima, jadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, kembangkan inovasi dan sesuaikan doktrin, pendidikan, latihan serta kemampuan dengan perkembangan ancaman yang ada.

"Laksanakan kelima pedoman tersebut secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap dan bertindak saat ini dan di masa yang akan datang," tegasnya.

Pada momentum HUT ke-81 TNI, Gubernur Babel Hidayat Arsani mengapresiasi kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di bumi Serumpun Sebalai.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani bersama Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, saat pemeriksaan pasukan upacara (Dok. babelprov.go.id)

"Prajurit TNI tumbuh dari rakyat. Meski hidup dalam kesederhanaan, semangat reformasi, kemerdekaan, dan komitmen mereka untuk membantu masyarakat tidak akan pernah berhenti selama darah masih mengalir. Selamat HUT ke-81 TNI, semoga semakin jaya dan PRIMA!,” kata Hidayat.

Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor sesuai dengan visi dan tema peringatan tahun ini.

"Tema HUT ke-81 TNI adalah 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur'. Jika kita bersama-sama, baik dengan rakyat, Pemda, maupun stakeholder lainnya bersinergi di Babel, Insya Allah pembangunan dan keamanan daerah akan terus terjaga," kata Nur Wahyudi.

Danrem juga memberikan penekanan khusus kepada seluruh prajurit agar senantiasa menjaga hubungan emosional yang erat dengan masyarakat. "Seluruh prajurit harus selalu dekat dan menyatu dengan rakyat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....