Kualitas Udara Bangka Belitung di Bawah Ambang Batas Berbahaya
- 30 Sep 2026 14:26 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan kondisi kualitas udara di Babel pada kategori di bawah ambang batas berbahaya. Udara di wilayah ini juga saat ini sudah kembali normal dan aman dari paparan kabut asap.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Babel, Agus Afandi mengatakan, kabut asap memang sempat melanda sejumlah wilayah di Bangka Belitung pada pekan lalu.
Berdasarkan data yang diterima pihak BPBD, fenomena kabut asap yang sempat terlihat beberapa hari lalu diduga kuat merupakan kiriman dari wilayah luar daerah.
"Informasi yang masuk minggu kemarin, kabut asap itu informasinya berasal dari Kalimantan. Waktu itu ada pergerakan angin yang membawa asap masuk ke wilayah Bangka, tetapi sifatnya hanya sementara dan tidak berlangsung lama," ujar Agus, Rabu 30 September 2026.
Meskipun sempat diwarnai kabut tipis, pihak BPBD menegaskan, tingkat pencemaran udara di Babel masih jauh di bawah ambang batas berbahaya. Hal ini didasarkan pada hasil pemantauan indeks polusi udara berbasis satelit.
"Dari pemeriksaan polusi udara via satelit, wilayah Babel masih berada di bawah batas bahaya. Angka indeksnya berada di kisaran 39, tergolong rendah. Kebanyakan standar baru mulai di atas normal kalau sudah melebihi angka 50," katanya.
| Baca juga: Warga Antisipasi Dampak Kabut Asap |
Saat ini, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena kondisi udara telah bersih kembali. BPBD memastikan sudah tidak ada lagi sebaran kabut asap yang terdeteksi di wilayah Bangka Belitung.
"Untuk kondisi hari ini, bisa dianggap sudah tidak berbahaya sama sekali. Terpantau kondisi asap sudah tidak ada lagi pada hari ini," katanya.
Prakirawan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi menyampaikan kualitas udara wilayah Bangka Belitung masih relatif aman. Memang berapa hari ini terpantau ada kabut asap di beberapa wilayah Bangka Belitung, akan tetapi dari segi kesehatan masih relatif aman.
“Tetapi kami menghimbau masyarakat tetap untuk menggunakan masker apabila akan melakukan aktivitas di luar ruangan,” kata Slamet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....