10 ribu Nelayan Babel Dapat Perlindungan Sosial
- 29 Sep 2026 17:01 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menyiapkan perlindungan jaminan sosial bagi 10.000 nelayan. Hal itu untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil laut,
Program tersebut merupakan bagian dari program Gubernur Babel Hidayat Arsani untuk memberikan perlindungan kepada nelayan dan pekerja rentan di sektor kelautan.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Babel dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Babel Yopi Wijaya mengatakan, perlindungan jaminan sosial bagi nelayan menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat pekerjaan di sektor kelautan memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.
Menurut Yopi, melalui program tersebut para nelayan tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika mengalami kecelakaan saat bekerja, tetapi juga jaminan bagi keluarga apabila terjadi risiko kematian.
"Program ini merupakan bentuk perhatian Gubernur Hidayat Arsani kepada nelayan. Kita ingin nelayan bisa bekerja dengan lebih tenang karena ada perlindungan jaminan sosial yang diberikan pemerintah," ujar Yopi.
Ia menjelaskan, kerja sama Pemprov Babel dengan BPJS Ketenagakerjaan mencakup dua perlindungan utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Sebanyak 10.000 nelayan yang menerima jaminan sosial tersebut merupakan hasil verifikasi berdasarkan data yang telah diusulkan langsung oleh Dinas Perikanan Kabupaten/Kota se-Babel.
Yopi mengatakan, jaminan sosial tersebut akan berlaku selama empat bulan, dimulai pada Oktober 2026.
Adapun syarat bagi nelayan untuk mendapatkan jaminan sosial ini di antaranya merupakan warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih aktif bekerja sebagai nelayan, memiliki Kartu KUSUKA, serta berusia 17 hingga 64 tahun.
Yopi mengimbau para nelayan yang masuk dalam kriteria penerima manfaat untuk memastikan data diri dan Kartu KUSUKA mereka telah sesuai dan aktif.
"Data nelayan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Karena itu, kami mengajak nelayan untuk memastikan data diri dan Kartu KUSUKA mereka sudah benar," katanya.
Ia berharap perlindungan tersebut dapat memberikan ketenangan bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas mencari nafkah sekaligus memberikan kepastian perlindungan bagi keluarga. Program jaminan sosial bagi nelayan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima manfaat yang semakin luas.
"Ya Harapan kita ke depan program perlindungan ini tetap berjalan dengan jumlah target penerima manfaat lebih banyak dan durasi waktu perlindungan lebih lama," katanya.
Terpisah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Evi Haliyati Rachmat menyampaikan, Jamsostek Award merupakan momentum penting untuk mengapresiasi pemerintah daerah, badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkomitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami melihat Jamsostek Award bukan hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh stakeholder dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek. Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, dunia usaha, pekerja, dan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Evi.
Menurut Evi, perluasan kepesertaan tidak hanya berfokus pada pekerja formal, tetapi juga pekerja informal dan pekerja rentan yang masih membutuhkan perlindungan terhadap berbagai risiko sosial ekonomi.
“Kami akan terus mendorong perluasan kepesertaan, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapannya, semakin banyak pekerja dan keluarganya yang mendapatkan perlindungan, sehingga tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih aman, sejahtera, dan berkelanjutan,” katanya.
Evi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, perusahaan, komunitas, dan stakeholder yang selama ini telah menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja di wilayah Bangka Belitung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....