Sakit Parah di tengah Pelayaran, Penumpang KM Salvia Dievakuasi Tim SAR
- 29 Sep 2026 14:04 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang melakukan evakuasi penumpang KM Salvia saat sakit dalam perjalanan dari Pelabuhan Pangkal Balam menuju Pelabuhan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin malam, 28 September 2026.
Penumpang bernama Hendri Saputra (usia 30 tahun) dilaporkan mengalami sakit parah pada bagian perut sebelah kanan yang disertai sesak napas ketika kapal berada di alur perairan Tanjung Pandan.
Dalam laporan yang diterima RRI, Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan adanya laporan tersebut. Setelah menerima informasi, pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue USS Tanjung Pandan untuk melakukan evakuasi bersama unsur SAR terkait.
"Tim Rescue USS Tanjung Pandan bersinergi dengan instansi terkait untuk bergerak menuju titik koordinat kapal guna memberikan tindakan penyelamatan secepat mungkin menggunakan RIB Basarnas kita," ujar Mikel.
Tim Rescue USS Tanjung Pandan bergerak menuju titik intercept di sekitar perairan Tanjung Pandan, tepatnya pada koordinat 2° 43.595' LS dan 107° 34.508' BT.
Setiba di lokasi, tim SAR bersama tenaga medis dari Badan Karantina Kesehatan (BKK) naik ke KM Salvia untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Setelah dinyatakan aman untuk dipindahkan, Hendri kemudian dievakuasi dari kapal menuju Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Tanjung Pandan, kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Dr. H. Marsidi Judono Tanjung Pandan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR gabungan, mulai dari Badan Karantina Kesehatan Pelabuhan, Polairud, TNI AL Belitung, KSOP Tanjung Pandan, pihak perusahaan kapal, hingga seluruh pihak yang terlibat, atas sinergi dan kerja sama yang solid sehingga korban dapat dievakuasi dengan selamat," katanya.
Warga Belitung Eko mengapresiasi layanan SAR dalam menindaklanjuti cepat laporan masyarakat.
“Apalagi menyangkut nyawa, alhamdulillah korban bisa segera mendapatkan layanan medis,” ujar Eko.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....