1.274 Nopol di Babel Diblokir Beli BBM Subsidi, Pertamina: Indikasi Curang
- 21 Sep 2026 16:20 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Sebanyak 1.274 nomor polisi (nopol) kendaraan di Bangka Belitung diblokir tidak bisa beli BBM bersubsidi. Pemblokiran karena indikasi curang dan penyalahgunaan QR code.
Pemblokiran bagian dari pengawasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel. Total hingga September 2026 ada 8.589 nopol diblokir di Sumbagsel.
Rinciannya: Sumatera Selatan 2.439 nopol, Lampung 2.793, Jambi 1.117, Bengkulu 966, dan Bangka Belitung 1.274 nopol.
Area Manager Communication Pertamina Sumbagsel Rusminto Wahyudi menyebut pemblokiran setelah verifikasi transaksi berulang yang tidak sesuai ketentuan.
"Kami terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap transaksi BBM bersubsidi. Apabila ditemukan indikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan setelah melalui proses verifikasi, dilakukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku, termasuk pemblokiran nomor polisi pada sistem," ujar Rusminto, Senin, 21 September 2026.
Pertamina mengimbau warga gunakan BBM subsidi sesuai peruntukan. Pastikan data kendaraan sesuai dan tidak melakukan penyalahgunaan QR code.
Di sisi lain, Polda Babel juga menertibkan antrean BBM subsidi. Kendaraan tangki modifikasi langsung ditindak.
"Kami sudah melakukan penindakan terhadap pihak-pihak yang mengumpulkan BBM tanpa izin usaha. Setiap kali ada antrean panjang, jika ditemukan kendaraan dengan tangki modifikasi yang sengaja dibuat tidak benar, itu langsung kami tindak," kata Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing, Selasa, 15 September 2026.
Polda juga akan panggil pengelola SPBU terkait celah pengawasan barcode yang dipinjamkan.
"Sebenarnya sudah ada sistem barcode, tapi kadang-kadang masyarakat menggunakan barcode milik orang lain, dan dari pihak SPBU ada yang mengizinkan. Dalam waktu dekat, pengelola SPBU akan kami panggil kembali," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....