DPD PAI Babel : Konservasi Anggrek Harus dilakukan secara Lebih Luas
- 10 Sep 2026 11:26 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - “Goals kita ke depan bagaimana konservasi anggrek ini bisa semakin masif di Bangka Belitung. Jadi bukan hanya sekadar hobi memelihara anggrek, tetapi bagaimana kita juga ikut menjaga dan melestarikan anggrek yang ada di alam,” kata Sekretaris DPD Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Babel, Yuli Tulistianto.
Pernyataan itu disampaikan Tulis dalam program Ngobras RRI Pro 1 Sungailiat, Selasa, 8 September 2026. Ia menegaskan anggrek di Babel bukan hanya soal keindahan, tetapi bagian dari kekayaan hayati yang harus dijaga.
Menurut Tulis, konservasi tidak bisa jalan sendiri. Komunitas pecinta anggrek harus jadi penggerak edukasi ke masyarakat soal pentingnya menjaga habitat anggrek lokal.
Selain konservasi, DPD juga mendorong edukasi ke generasi muda. Tujuannya agar kecintaan pada anggrek tidak berhenti sebagai tren.
“Harapannya tentu semakin banyak yang terlibat. Kita ingin anggrek bukan hanya dilihat sebagai tanaman hias, tetapi juga sebagai kekayaan alam yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” ujarnya.
Ajakan itu diapresiasi pendengar RRI Pro 1, Panji.
“Menurut saya ini sangat menarik, karena selama ini mungkin masyarakat lebih banyak melihat anggrek sebagai tanaman hias. Padahal ada sisi konservasi yang juga penting. Kalau semakin banyak masyarakat yang mengetahui, tentu akan semakin mudah mengajak mereka untuk ikut melestarikan,” kata Panji.
DPD PAI berharap usai Munas Pecinta Anggrek Indonesia, sinergi pemerintah, komunitas, akademisi dan masyarakat di Babel semakin kuat untuk menjaga kekayaan anggrek daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....