Padamkan Api 5 Jam, Personil BPBD Belitung Timur Kelelahan

  • 09 Sep 2026 14:23 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Belitung Timur, menyebabkan salah seorang petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengalami kelelahan, dan harus mendapatkan pertolongan medis.

Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas sedang bekerja keras memadamkan api di desa Selingsing, selama kurang lebih lima jam di lahan dengan luas 17 hektar.

"Salah seorang petugas kami yang bolak balik memadamkan api menggunakan pompa gendong air dari jam 1 siang hingga jam 6 sore, akhirnya tumbang," kata Robby Yanuar, Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, dalam Dialog 'Kentongan' di Pro 1 RRI Belitung, Selasa, 8 September 2026.

Petugas yang mengalami kelelahan dan terpapar asap kebakaran tersebut, kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Sekitar pukul 23.00 malam petugas kami tersebut dinyatakan pulih, dan langsung saya perintahkan untuk istirahat selama beberapa hari," kata Robby.

BPBD Belitung Timur menyatakan, kebakaran hutan dan lahan saat ini mulai melandai sejak memasuki September 2026. Meski demikian petugasnya terus disiagakan untuk melakukan pemadaman.

Sementara itu titik panas di Belitung Timur masih terus ditemukan oleh BMKG. Stasiun Meteorologi H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan mencatat, pada 8 September 2026 terdapat 6 titik panas di Pulau Belitung, dan tiga diantaranya di Belitung Timur.

"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla," kata BMKG Belitung seperti dilansir dari laman instagram @infobmkgbelitung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....