HUT ke-292 Mentok, Anggota DPRD Dapil Babar Soroti Berbagai Persoalan
- 07 Sep 2026 21:12 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Mentok- Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Daerah Pemilihan Bangka Barat (Babar) Elvi Diana menyroti berbagai hal pada usia ke-292 Kota Mentok, Senin 7 September 2026.
Sekretaris Komisi II DPRD Babel itu menilai di usia ini tidak cukup hanya bersolek dengan identitas sejarahnya. Pembenahan lingkungan dan peningkatan kualitas pembangunan perlu menjadi prioritas agar Ibu Kota Kabupaten Bangka Barat ini semakin rapi, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Elvi menegaskan momentum Hari Jadi ke-292 Kota Mentok harus menjadi pemantik untuk mempercepat penanganan berbagai isu krusial, mulai dari sektor kesehatan, penekanan angka pengangguran, pengelolaan kebersihan, hingga penataan tata ruang kota.
"Dirgahayu ke-292 Kota Mentok. Semoga pada usia ini Mentok menjadi lebih baik, rapi, nyaman, serta mengalami kemajuan di segala bidang—terutama dalam penanganan masalah kesehatan dan pengangguran. Semoga Mentok dapat menjadi ibu kota Bangka Barat yang unggul dalam segala hal," kara Elvi. Salah satu poin kritis yang disorot Elvi adalah kondisi sungai di kawasan Kampung Ulu. Ia mendesak pemerintah daerah (pemda) untuk segera mengalokasikan anggaran pembersihan dan pengerukan sungai demi meminimalkan risiko banjir serta mencegah penumpukan sampah.
"Kami berharap Sungai Ulu di Kampung Mentok Ulu dianggarkan untuk dibersihkan dan dikeruk agar tidak memicu banjir, sekaligus mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan," katanya.
Tak hanya sektor perairan, Elvi juga meminta Pemda Bangka Barat bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk membersihkan area pekarangan rumah maupun perkantoran yang terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar.
Di samping itu, pemandangan kabel jaringan yang melilit semrawut serta saluran drainase (got) yang tersumbat di pusat kota tak lepas dari perhatiannya.
"Kabel-kabel yang semrawut serta got-got di Kota Mentok harus segera dibersihkan dan dirapikan," katanya.
Menurut Elvi, estetika dan kebersihan kota sangat vital untuk menciptakan kenyamanan warga. Pembangunan Kota Mentok diharapkan tidak sekadar berfokus pada infrastruktur fisik belaka, melainkan juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kemudahan akses layanan kesehatan dan perluasan lapangan kerja.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus mengatakan usia 292 tahun merupakan perjalanan panjang yang tidak terlepas dari sejarah, perjuangan dan kebudayaan yang membentuk karakter Kota Mentok.
"Usia 292 tahun merupakan sebuah perjalanan panjang yang sarat akan nilai sejarah, perjuangan, dan kebudayaan bagi Kota Mentok," ujar Markus.
Menurutnya, Mentok tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan peradaban di Bangka Barat.
Sejarah Mentok, kata dia, mencatat peran kota tersebut sejak masa Kesultanan, perkembangan pertambangan timah hingga menjadi tempat pengasingan sejumlah tokoh pendiri bangsa.
Oleh karena itu, ia menyatakan peringatan HUT ke-292 Mentok tahun ini mengusung tema "Dari Pusaka untuk Masa Depan, Mentok untuk Semua"
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....