Korem 045/Garuda Jaya Siaga Penuh Hadapi Karhutla di Babel
- 29 Agt 2026 14:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Korem 045/Garuda Jaya menyiagakan penuh guna menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ratusan personel dan armada pun disiagakan.
Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, mengatakan, kesiapsiagaan tersebut diperkuat melalui sinergi dan koordinasi lintas instansi bersama Polda, Pemerintah Daerah, serta instansi terkait. Langkah awal pengamanan dilakukan dengan menerjunkan ratusan personel TNI ke wilayah Bangka dan Belitung.
"Nah, untuk personel yang kita kerahkan, ini kita ya dari TNI, TNI ini kita banyak menggunakan dari Yon TP itu ada sekitar 750 orang ya di langkah ini. Langkah awal ini 750 di Bangka dan 200 di Belitung." ujar Nur Wahyudi, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurut dia, hingga saat ini tercatat ada sekitar 40 titik api di wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Meski demikian, titik api yang terpantau umumnya berskala kecil. Salah satu contoh kasus terjadi di kawasan Tuatunu dengan luas area terbakar sekitar 0,3 hektar diduga akibat aktivitas pembakaran lahan.
“Jadi tidak seluas seperti yang kejadian di Sumatra lain, di Riau ataupun di Palembang,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Kasrem 045/Garuda Jaya, Letkol Inf Agus Sulistyo, menjelaskan, seluruh jajaran di bawah Korem 045/Gaya termasuk empat Kodim dan batalyon jajaran telah diinstruksikan untuk siaga penuh dan sigap membantu proses pemadaman jika terjadi kebakaran di wilayah masing-masing.
"Kami berkoordinasi erat dengan Basarnas, BPBD daerah, dan pihak Kepolisian. Sarana dan prasarana penanggulangan juga telah disiapkan, termasuk mobil pemadam kebakaran di tingkat Kodim maupun Batalyon," kata Agus.
Selain penanganan karhutla, Korem 045/Gaya juga menginstruksikan seluruh Kodim untuk membantu penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
Untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran, Korem 045/Gaya ini melalui Babinsa terus menggalakkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan ceroboh, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau meninggalkan api pembakaran sampah yang belum padam sepenuhnya serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Jadi saya harapkan kepada masyarakat ya, kalau membuka lahan apalagi arahan Presiden, membuka lahan nanti kita siap bantu. Buka lahan ya tidak boleh membakar ya, tak boleh membakar. Buka lahan secara biasa, tak boleh membakar apalagi membakar ditinggalkan. Itu sangat membahayakan, nanti akan merugikan masyarakat lain,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....