Tak Kunjung Pulang, Nelayan Lubuk Besar Dilaporkan Hilang saat Melaut
- 27 Agt 2026 11:16 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Sidi (46) nelayan asal Lubuk Besar dilaporkan hilang saat melaut di perairan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang yang menerima laporan tersebut langsung menerjunkan tim rescue berjumlah 6 personel diberangkatkan menuju Pantai Lubuk Besar untuk melaksanakan operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel Rachman menjelaskan, pada pukul 16.51 WIB, Awi yang merupakan keluarga korban melaporkan bahwa korban belum kembali. Sehari-harinya, korban berangkat melaut pukul 16.00 WIB dan memiliki kebiasaan kembali ke daratan sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.
Namun hingga waktu yang ditentukan, korban belum kembali. Pihak keluarga bersama nelayan setempat telah melakukan upaya pencarian secara mandiri hingga pukul 15.45 WIB, namun korban belum berhasil ditemukan.
Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk mendapatkan bantuan pencarian dan pertolongan.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang berjumlah 6 personel diberangkatkan pada pukul 17.11 WIB menuju Pantai Lubuk Besar untuk melaksanakan operasi pencarian,” jelas Mikel Rachman.
Mikel Rachman menambahkan, dalam operasi SAR, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur SAR gabungan yang terdiri dari SAR Brimob sebanyak 3 personel, Polair Polres Bangka sebanyak 5 personel, BPBD Bangka sebanyak 5 personel, Laskar Sekaban sebanyak 5 personel, serta bantuan nelayan setempat sebanyak 10 personel.
Adapun ciri-ciri kapal yang digunakan korban yakni kapal berwarna biru dengan list merah. Hingga saat ini, korban beserta kapalnya masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Sementara itu, Nelayan Bangka Tengah Amir berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Amir juga berpesan kepada para nelayan agak meningkatkan kewaspadaan karena gelombang sedang tinggi.
“Memang kita ini tidak bisa tidak melaut tapi sekarang ini gelombang tengah tinggi jadi bisa-bisa kita lebih hati-hati. Semoga bisa cepat ditemukan dan selamat,” ujar Amir.
Saat ini tim SAR gabungan secara terus-menerus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait serta mengoptimalkan operasi pencarian untuk menemukan korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....