Penambangan dan Alih Fungsi Lahan Bikin Sungai di Bangka Rusak
- 25 Agt 2026 14:54 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat : Ketua Bangka Flora Society Bangka Belitung, Ir. Dian Rossana Anggraini mengatakan kondisi sungai di Bangka mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan itu semakin terlihat saat musim kemarau dengan aliran sungai yang tercemar dan debit air menurun.
"Kerusakan sungai yang terjadi saat ini adalah akibat dari aktivitas manusia yang melakukan penambangan tanpa peduli lingkungan ditambah dengan alih fungsi lahan sehingga sebagian sungai menjadi tercemar dan kering saat musim kemarau," ujar Dian dalam dialog luar studio RRI di SMKN 2 Sungailiat, Senin, 24 Agustus 2026.
Dian menjelaskan sungai bukan hanya saluran air. Sungai menopang flora dan fauna. Ketika kawasan sekitar sungai berubah fungsi, keseimbangan ekosistem terganggu.
PLH Kepala BPDAS Baturusa Cerucuk, Arief Sudarmanto menambahkan kerusakan juga berkaitan dengan degradasi DAS.
"Daerah aliran sungai memiliki peran penting dalam mengatur tata air karena kawasan tersebut menjadi tempat air hujan ditampung, diserap, dan dialirkan menuju sungai. Ketika kondisi DAS mengalami degradasi, kemampuan lingkungan dalam menyimpan dan mengalirkan air secara alami dapat menurun," katanya.
Degradasi DAS meningkatkan risiko berkurangnya debit sungai saat kemarau dan menambah limpasan permukaan saat hujan deras.
Keduanya sepakat menjaga sungai tidak cukup hanya membersihkan badan sungai. Harus dilakukan dengan mempertahankan fungsi kawasan di sepanjang DAS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....