Sampah usai Pawai-Karnaval di Sungailiat Mencapai 3,7 Ton
- 21 Agt 2026 21:11 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Jumlah sampah yang dihasilkan selama dua hari dalam gelaran pawai dan karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Bangka mencapai 3,7 ton.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka Boy Yandra mengungkapkan, pada gelaran pawai dan karnaval pihaknya langsung melakukan pembersihan di sepanjang rute, yakni dari Taman Sari Sungailiat hingga Jalan Pemuda.
Pada hari pertama, DLH Kabupaten Bangka mengumpulkan sampah hingga 1,7 ton. Sedangkan pada hati kedua mengumpulkan sampah hingga 2 ton. DLH Kabupaten Banhka juga menyiagakan beberapa armada pengangkut sampah dengan para personelnya.
“Jadi kami menyampaikan kepada Pak Bupati untuk pembersihan pawai dan karnaval itu memang membutuhkan tenaga yang luar biasa dari DLH. Kalau untuk jalan utama itu bisa terakomodir dengan baik, namun yang sampahnya membludak itu di selokan-selokan yang ada,” ujar Boy Yandra.
Dinas Lingkungan Hidup bersama seluruh OPD, Camat dan Lurah juga gotong royong pada kegiatan Jumat Bersih untuk menyisir sisa-sisa sampah di sepanjang rute dan di pusatkan di Taman Sari Sungailiat.
Sementara itu, Plt Sekda Bangka Asep Setiawan mengatakan, kegiatan gotong royong Jumat bersih termasuk menjalankan Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik dan indah). Asep Setiawan juga menyayangkan pengelolaan Taman Sari Sungailiat yang tidak melakukan perawatan dan membiarkan sampah menumpuk.
“Kita menyadari bahwa ada wilayah-wilayah yang memang bisa diintervensi oleh kita tetapi wilayah itu juga ada penanggungjawabnya, khususnya wilayah Taman Sari itu bagian dari aset PT Timah. Untuk itu, cara pengelolaan, cara penanganannya harus bagus terutama dari sisi estetika kota itu dan termasuk kebersihannya,” ujar Asep Setiawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....