Alih Fungsi Lahan Ancam Rumah Kura-kura Sungai di Bangka

  • 18 Agt 2026 08:30 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Bagi M. Faiq Elfaruq, menyelamatkan kura-kura sungai di Bangka tidak cukup dengan memindahkan satwanya saja. Habitatnya di Daerah Aliran Sungai atau DAS juga harus dijaga.

Mahasiswa Akuakultur UBB yang juga konservasinis ini menyoroti maraknya alih fungsi lahan di sekitar sungai.

"Kalau daerah aliran sungainya berubah fungsi, tentu akan berpengaruh terhadap habitat kura-kura. Bukan hanya airnya, tetapi juga vegetasi, tempat berlindung, dan sumber makanan mereka. Jadi konservasi itu tidak cukup hanya menyelamatkan kura-kuranya, tetapi habitatnya juga harus dijaga,” ujar Faiq di Aksi Anak Negeri Pro2 RRI Sungailiat, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Faiq, perubahan di sekitar DAS bisa merusak rantai kehidupan kura-kura. Mulai dari kualitas air, tempat bertelur, sampai makanan mereka.

Hal ini juga disadari pendengar RRI. Reisya menilai sungai bukan hanya tempat air mengalir.

“Menurut saya, kita sering melihat sungai hanya sebagai tempat mengalirnya air, padahal di sana ada banyak kehidupan. Kalau habitatnya berubah atau rusak, satwa seperti kura-kura juga pasti terdampak. Jadi masyarakat harus lebih sadar untuk menjaga lingkungan di sekitar sungai,” ujar Reisya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....