Jejak Kura-Kura Lokal di Pulau Bangka

  • 18 Agt 2026 17:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Mahasiswa Akuakultur Universitas Bangka Belitung (UBB), M. Faiq Elfaruq yang juga seorang konservasionis mengungkapkan keberadaan sejumlah jenis kura-kura lokal yang masih memiliki persebaran yang ada di Pulau Bangka.

Faiq menyebut beberapa jenis tersebut di antaranya Kura-Kura Ambon atau Kuya Batok (Cuora amboinensis), Kura-Kura Pipi Putih (Siebenrockiella crassicollis), Kura-Kura Duri atau Kura-Kura Matahari (Heosemys spinosa), serta Kura-Kura Punggung Datar (Notochelys platynota) yang dikenal pula dengan sejumlah nama lokal seperti beiyogo atau biuku.

Menurut Faiq, keberadaan berbagai jenis kura-kura tersebut menunjukkan bahwa Bangka memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang cukup beragam. Namun, keberadaan satwa tersebut perlu diimbangi dengan upaya menjaga habitat agar populasinya tetap dapat bertahan di alam.

“Kalau kita lihat, sebenarnya masih ada jenis kura-kura di Bangka yang cukup beragam. Yang menjadi perhatian bukan hanya jenisnya, tetapi bagaimana kita menjaga habitatnya. Karena kalau habitatnya rusak, satwa-satwa ini juga akan kesulitan untuk bertahan hidup,” ujar Faiq saat menjadi narasumber dalam acara aksi anak negeri di Pro 2 RRI Sungailiat, Senin, 17 Agustus 2026.

Seorang pendengar Pro 2 bernama Syifa mengaku terbantu dengan adanya informasi mengenai jejak kura-kura di Bangka. Ia menilai, pengetahuan tersebut membuat masyarakat lebih mudah mengenali tanda-tanda keberadaan satwa di alam dan lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar habitatnya.

"Saya pikir kura - kura itu sama saja, ternyata memiliki jenis yang berbeda antara satu dengan yang lain. Sekarang saya menjadi lebih paham setelah mendengarkan penjelasan yang disampaikan kak Faiq," ujar Syifa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....