Anak Buruh Tani Jadi Pembawa Baki Bendera Upacara HUT RI di Babel

  • 17 Agt 2026 12:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi momen membanggakan bagi Aisyah Saputri, siswi SMA Negeri 1 Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan.

Aisyah dipercaya menjadi pembawa baki dalam upacara penaikan bendera Merah Putih. Putri ketiga dari pasangan Abu Satar dan Siti Mau Saroh tersebut menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.

Persiapan untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) telah dijalani Aisyah sejak April. Proses tersebut kemudian dilanjutkan dengan masa karantina dan latihan intensif selama dua minggu.

Menurut Aisyah, kedisiplinan dan menjaga kesehatan menjadi kunci utama agar dirinya mampu mengikuti seluruh rangkaian persiapan hingga tampil maksimal saat upacara.

“Dukungan orang tua sangat besar, selalu mengingatkan untuk tetap semangat, jaga kesehatan, dan selalu mendoakan. Untuk menjaga kesehatan, kami rutin minum vitamin, tidur teratur, dan pintar-pintar mengatur waktu istirahat,” ujar Aisyah.

Kata dia dukungan kedua orang tuanya menjadi salah satu sumber semangat bagi Aisyah selama menjalani proses seleksi hingga dipercaya mengemban tugas sebagai pembawa baki.

Putri pasangan Abu Satar dan Siti Mau Saroh itu juga memiliki sejumlah cita-cita. Ia ingin menjadi Polwan, apoteker, atau melanjutkan pendidikan ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Perasaannya pasti senang, bahagia, dan terharu. Tadi sempat deg-degan dan takut karena membawa bendera pusaka. Namun setelah selesai dan melihat hasilnya lancar, alhamdulillah sangat lega,” kata Aisyah.

Sementara itu, Komandan Ton (Danton) Pasukan Penaikan Bendera, Muhammad Abyaz Faizzia mengungkapkan rasa lega dan bangganya setelah sukses memimpin pasukannya mengibarkan sang saka merah putih.

"Perasaan pastinya sangat bersyukur, bangga, dan senang. Setelah melalui proses yang panjang latihan berminggu-minggu sejak masuk karantina tanggal 3 Agustus, hingga latihan intensif pagi sampai sore di Kantor Gubernur semua kerja keras dan keringat kami terbayarkan hari ini," kata Abyaz.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....