Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

  • 09 Agt 2026 21:27 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan mengoptimalkan peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kekeringan yang dapat mengganggu kebutuhan air bersih masyarakat.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan BPBD telah diminta untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan kesiapsiagaan selama musim kemarau.

“Saya memerintahkan BPBD untuk terus melakukan langkah-langkah antisipatif dan preventif terhadap potensi kebakaran. Kesiapsiagaan harus ditingkatkan agar kejadian yang tidak kita inginkan dapat dicegah sedini mungkin,” ujar Saparudin, Minggu 9 Agustus 2026.

Selain mengantisipasi karhutla, Pemkot Pangkalpinang juga meminta BPBD menyiapkan langkah penanganan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

“BPBD juga kami minta untuk menyiapkan penyediaan air bagi masyarakat yang membutuhkan akibat kekeringan. Jangan sampai masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih,” katanya.

Menurut Saparudin, kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga harus mengedepankan upaya pencegahan dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang menyiapkan layanan distribusi air bersih secara gratis bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.

Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efektif.

"Distribusi tidak bisa melayani satu rumah karena tangki mobil membawa air dalam jumlah besar. Sangat disayangkan kalau hanya diantar ke satu rumah, terdapat sedikitnya 10 rumah dalam satu kawasan yang sama-sama," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....