Bupati Belitung Buka Diklat Pemusatan Calon Paskibraka Kabupaten

  • 05 Agt 2026 08:52 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat membuka kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Belitung Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Green Tropical Village Tanjungpandan, Selasa 4 Agustus 2026, menjadi tahap awal pembinaan bagi para calon anggota Paskibraka sebelum menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam arahannya, Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengapresiasi para peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi yang ketat. Menurutnya, terpilih sebagai calon Paskibraka merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

Djoni mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan keberhasilan lolos seleksi sebagai akhir perjalanan, melainkan sebagai awal untuk terus meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan karakter diri.

"Kalian patut bangga karena tidak semua anak mendapat kesempatan ini. Tapi terpilih ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjuangan kalian. Terus belajar, kembangkan diri, tingkatkan disiplin, dan jangan cepat berpuas diri," ujar Djoni.

Ia menilai Kabupaten Belitung membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi masa depan.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesbangpol Kabupaten Belitung, para pelatih, pembina, serta orang tua yang telah mendukung proses pembinaan para calon Paskibraka.

Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga mampu membawa perubahan positif dalam sikap, mental, dan kepribadian.

Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi mengatakan program Paskibraka bukan sekadar persiapan untuk mengibarkan bendera, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui proses pendidikan dan pelatihan, para calon Paskibraka ditempa agar memiliki disiplin, rasa tanggung jawab, nasionalisme, serta nilai-nilai Pancasila.

"Paskibraka merupakan wadah pembinaan calon pemimpin bangsa. Melalui proses pendidikan dan pelatihan yang disiplin, para peserta ditempa agar memiliki karakter tangguh, jiwa nasionalisme, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab yang tinggi," kata Yudian.

Ia mengingatkan generasi muda agar memiliki ketahanan ideologi di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

Menurutnya, nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Yudian juga berpesan kepada calon Paskibraka Belitung agar menjaga kepercayaan yang diberikan dengan sikap rendah hati, kerja keras, dan disiplin tinggi.

Ia berharap para peserta dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat, serta mampu membawa nama baik Kabupaten Belitung dan Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....