Inflasi Pangkalpinang Juli 2026 Capai 0,85 Persen

  • 04 Agt 2026 13:46 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang mencatat inflasi Kota Pangkalpinang pada Juli 2026 sebesar 0,85 persen secara bulanan. Kenaikan tersebut tercermin dari meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,32 pada Juni menjadi 109,24 pada Juli 2026.

Kepala BPS Kota Pangkalpinang, Dewi Safitri, mengatakan secara tahunan (year-on-year) Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 2,67 persen, sedangkan inflasi tahun kalender mencapai 1,59 persen.

“Pada Juli 2026, Kota Pangkalpinang mengalami inflasi bulanan sebesar 0,85 persen. Penyumbang utamanya berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,54 persen,” ujar Dewi saat rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Juli 2026 di Kantor BPS Kota Pangkalpinang.

Ia menjelaskan, dari 357 komoditas yang dipantau, ikan tenggiri menjadi penyumbang inflasi terbesar, disusul nasi dengan lauk dan cumi-cumi.

"Kenaikan harga hasil laut dipengaruhi cuaca buruk yang membatasi aktivitas nelayan, sementara penyesuaian harga BBM non-subsidi turut memengaruhi dinamika harga di sejumlah sektor," katanya.

Untuk inflasi tahunan, kelompok transportasi menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,85 persen, didorong kenaikan tarif angkutan udara, harga bensin, dan cumi-cumi. Sejak Maret 2026, angkutan udara juga konsisten menjadi salah satu komoditas penyumbang utama inflasi tahunan akibat meningkatnya biaya operasional penerbangan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, mengatakan data statistik memiliki peran penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Pemerintahan yang efektif harus dibangun di atas data yang valid, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data statistik menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pengendalian inflasi, penguatan ekonomi daerah, hingga peningkatan pelayanan publik,” katanya.

Juhaini juga mengapresiasi independensi dan profesionalisme BPS dalam menyediakan data statistik yang akurat serta mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....