KLB Malaria di Belinyu, Dinkes Bangka Bagikan 500 Kelambu untuk Warga
- 28 Jul 2026 12:26 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka menemukan 155 kasus malaria terjadi hingga Juli 2026. Kasus ditemukan di Kecamatan Belinyu, tepatnya di Kelurahan Romodong Indah dan Bukit Ketok.
Imbas tingginya kasus, Dinkes Bangka membagikan 500 kelambu di Belinyu. Hal itu menyusul status Kejadian Luar Biasa (KLB ) Malaria di dua Kelurahan itu dan daerah lain yang rentan malaria.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi, mengatakan langkah tersebut untuk melindungi masyarakat yang rentan terpapar malaria. Selain itu, pengobatan, surveilans, dan pengendalian vektor,

"Kami membagikan sebanyak 500 kelambu berinsektisida, termasuk 228 kelambu yang diprioritaskan bagi ibu hamil sebagai kelompok yang membutuhkan perlindungan lebih," ujar Nora.
Menurutnya, kelambu berinsektisida terbukti efektif mengurangi kontak antara manusia dengan nyamuk pembawa parasit malaria, terutama saat malam hari ketika nyamuk aktif menggigit. Ia juga meminta agar warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Apabila warga mengalami gejala seperti demam, menggigil, dan berkeringat segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat," pintanya.
| Baca juga: Dishub Bangka Tangani Laporan PJU Mati |

Pendengar RRI, Panda, mengapresiasi pembagian kelambu itu.
"Pembagian kelambu menjadi langkah yang tepat untuk melindungi masyarakat. Malaria itu memang berbahaya," katanya.
Dinkes Bangka berharap penyebaran malaria di Belinyu dapat ditekan. Selain pembagian kelambu berinsektisida, pengendalian malaria juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....