Api Lahap Lahan Merawang Berhasil Dipadamkan Berkat Sinergi Bersama
- 26 Jul 2026 16:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Jumat 25 Juli 2026 lalu telah berhasil dipadamkan berkat kerja sama lintas instansi bersama masyarakat. Peristiwa tersebut sempat meluas akibat tiupan angin kencang yang mempercepat penyebaran api di lahan kering.
Alfian dari Masyarakat Peduli Api (MPA) menjelaskan, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh Kepala Dusun Batu Ampar, Desa Riding Panjang. Menurutnya, warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum akhirnya meminta bantuan karena kobaran api semakin membesar.
"Kami mendapat laporan dari Kepala Dusun Batu Ampar. Awalnya api masih berusaha dipadamkan oleh warga, tetapi karena angin cukup kencang api semakin melebar sehingga kami bersama tim pemadam langsung turun ke lokasi," ujar Alfian.
Alfian mengatakan, setelah titik api di kawasan Batu Ampar berhasil dikendalikan, petugas kembali menerima laporan adanya kebakaran di kawasan Pantai Temberan. Kondisi lahan yang kering serta angin kencang membuat api dengan cepat merambat sehingga seluruh personel harus berpindah ke lokasi kedua untuk melakukan pemadaman.
"Proses pemadaman melibatkan Damkar Kabupaten Bangka, Damkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tim PT Timah, Damkar PLN, Damkar PLTU, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dibantu personel Polsek Merawang. Alhamdulillah menjelang pukul 16.45 WIB api berhasil dijinakkan dan dilakukan pendinginan,"* kata Alfian.
Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari faktor manusia, baik akibat puntung rokok maupun unsur kesengajaan, namun hal tersebut masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Salah seorang warga Merawang, Rahmat, mengapresiasi kesigapan seluruh petugas dan masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api.
"Beruntung sigap aparat dan masyarakat, api bisa dipadamkan segera," ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat selama musim kemarau. Aparat mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan karena kondisi lahan yang kering sangat rentan memicu kebakaran yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....