Hanya Sebulan, Karhutla di Babel Lahap 82 Hektar Lahan
- 26 Jul 2026 21:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang – Lahan seluas 82 Hektar di Kepulauan Bangka Belitung dilahap Si Jago Merah, hanya dalam rentang waktu satu bulan, Juni hingga Juli 2026.
Sebaran titik api paling banyak, ditemukan di kawasan pesisir barat Pulau Bangka, mulai dari Mentok, Tempilang, Gusung hingga Toboali. Selain itu, lanjut Agus, titik api juga terpantau di sejumlah wilayah pesisir timur Pulau Bangka serta Pulau Belitung.
"Jadi berdasarkan data yang dimiliki BPBD Babel, sejak awal Juni hingga 22 Juli 2026, tercatat telah terjadi 42 kasus karhutla dengan luas lahan yang terbakar mencapai 82 hektare, yang tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Babel. Untuk penyebab kebakarannya, rata-rata karena aktivitas pembukaan lahan dan pembakaran sampah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Babel, Agus Afandi. Minggu, 26 Juli 2026.
Dijelaskannya, secara umum Babel masih dipengaruhi fenomena El Nino. Meski kondisi panas masih terjadi, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah akan turun hujan. "Turunnya hujan tidak serta-merta menghilangkan ancaman karhutla. Berdasarkan peta potensi kebakaran, Babel masih berada pada kategori very high atau sangat rawan terjadi kebakaran," ujarnya.
| Baca juga: BPBD Babel Ingatkan Warga Waspada Karhutla |
Sementara, warga Riau Silip, Anwar, mengungkapkan, karhutla mulai sering terjadi di bagian utara Pulau Bangka. Kejadian tahunan ini kerap terjadi diakibatkan pembukaan lahan, puntung rokok yang dibuang sembarangan..
"Kalu penyebabnya kan banyak juga warga yang buka lahan kebun dengan cara dibakar, lalu apinya tidak terkendali, ada juga karena api rokok yang puntungnya dibuang sembarangan oleh pemotor yang melintas," ucap Anwar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....