BPBD Babel Ingatkan Warga Waspada Karhutla
- 25 Jul 2026 13:04 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Belitung mengingatkan masyarakat untuk waspada kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski sejumlah wilayah mulai diguyur hujan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Babel, Agus Afandi, mengatakan, kondisi cuaca di Babel hingga kini masih dipengaruhi fenomena El Nino, yang menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih lama.
"Secara umum Babel masih dipengaruhi fenomena El Nino. Meski kondisi panas masih terjadi, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah akan turun hujan. Bahkan, malam tadi hujan cukup lebat dilaporkan terjadi di Sungailiat," kata Agus di Pangkalpinang, Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut Agus, turunnya hujan tidak serta-merta menghilangkan ancaman karhutla. Berdasarkan peta potensi kebakaran, Babel masih berada pada kategori very high atau sangat rawan terjadi kebakaran.
Agus mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki BPBD Babel, sejak awal Juni hingga 22 Juli 2026, tercatat telah terjadi 42 kasus karhutla dengan luas lahan yang terbakar mencapai 82 hektare, yang tersebar di hampir seluruh wilayah kabupaten dan kota di Babel.
Sebaran titik api paling banyak, ditemukan di kawasan pesisir barat Pulau Bangka, mulai dari Mentok, Tempilang, Gusung hingga Toboali. Selain itu, lanjut Agus, titik api juga terpantau di sejumlah wilayah pesisir timur Pulau Bangka serta Pulau Belitung.
"Di Kabupaten Belitung Timur saja sudah terjadi 17 kasus kebakaran, sejak awal Juni 2026. Untuk penyebab kebakarannya, rata-rata karena aktivitas pembukaan lahan dan pembakaran sampah," ungkapnya.
Sementara, warga Lintas Timur, Sungailiat, Ridwan, mengungkapkan, karhutla mulai sering terjadjndi kawasan Lintas Timur Sungailiat. Kejadian ini menurutnya sudah seperti kejadian tahunan karena terus berulang.
"Sudah mulai sering terjadi di Lintas Timur ini ya, udah rutin sih tiap tahun, karena banyak yang buang puntung rokok sembarang biasanya," ucap Ridwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....