Usia Lanjut Tetap Bugar, Aktif tanpa Nyeri
- 25 Jul 2026 14:58 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pendengar Pro 1 RRI Sungailiat, Zulfaidzar dari Sengir menyampaikan keluhannya dalam program Dokter Menjawab bertema Aktif Tanpa Nyeri : Panduan Bebas Beraktivitas. Ia mengaku dahulu aktif berolahraga, namun memasuki usia 50-an mulai merasakan berbagai keluhan pada tubuh, terutama nyeri yang mengganggu aktivitas.
Pertanyaan Zulfaidzar menjadi gambaran banyak masyarakat yang mengalami perubahan kondisi fisik seiring bertambahnya usia. Meski tetap ingin aktif dan menjaga kebugaran, sebagian orang merasa khawatir bergerak karena takut nyeri semakin berat.
| Baca juga: Organisasi Jadi Wadah Kembangkan Soft Skills |
Menjawab pertanyaan pendengar, dr. Stefani Wylna Widjojo, menjelaskan dengan bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti bergerak. Aktivitas fisik yang dilakukan dengan tepat justru dapat membantu menjaga fungsi otot, sendi, serta kualitas hidup.
"Yang terpenting bukan berhenti beraktivitas, tetapi menyesuaikan jenis, intensitas, dan cara berolahraga sesuai kemampuan tubuh. Tubuh tetap perlu dilatih agar kuat dan fleksibel," ujar dr. Stefani.
Ia menambahkan, masyarakat dengan usia 50 tahun ke atas perlu memperhatikan tanda-tanda tubuh saat beraktivitas. Nyeri yang muncul terus-menerus, semakin berat, atau mengganggu kegiatan sehari-hari sebaiknya tidak diabaikan dan perlu mendapatkan pemeriksaan.
Menurut dr. Stefani, menjaga kebugaran dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti rutin berjalan kaki, melakukan latihan kekuatan otot, menjaga berat badan ideal, serta memperhatikan pola hidup sehat. Konsistensi menjadi kunci agar tubuh tetap mampu bergerak optimal.
"Aktif tanpa nyeri bukan berarti memaksakan tubuh, tetapi memahami kebutuhan tubuh dan melakukan aktivitas secara bijak. Dengan latihan yang tepat, usia bukan penghalang untuk tetap sehat, mandiri, dan produktif," tutup dr. Stefani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....