BNNK Belitung Perluas Edukasi Antinarkoba lewat Kurikulum Sekolah

  • 23 Jul 2026 16:27 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini melalui penerapan kurikulum integrasi antinarkoba di lingkungan sekolah.

Kepala BNNK Belitung, AKBP Agus Handoko mengatakan, program tersebut telah diterapkan di sekitar 15 sekolah mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP. Sementara untuk jenjang SMA, pihaknya masih melakukan koordinasi karena menjadi kewenangan BNN Provinsi.

"Untuk kurikulum integrasi antinarkoba saat ini sudah diterapkan di sekitar 15 sekolah mulai dari TK, SD sampai SMP. Untuk SMA kita sudah melakukan uji coba di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2, nanti akan kita evaluasi bersama Dinas Pendidikan," kata Agus Handoko usai kegiatan puncak Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Tanjungpandan, Kamis 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, edukasi bahaya narkoba dalam kurikulum tersebut tidak berdiri sebagai mata pelajaran khusus, melainkan diintegrasikan ke sejumlah mata pelajaran yang sudah ada.

Materi antinarkoba disampaikan melalui beberapa bidang pelajaran, seperti pendidikan agama, biologi, pendidikan kewarganegaraan hingga olahraga.

Menurut Agus, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini, mengingat penyalahgunaan narkoba masih menjadi tantangan bersama. Berdasarkan data nasional, angka prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai sekitar 4,5 juta orang atau 2,11 persen.

"Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Karena itu pencegahan harus dilakukan sejak dini, terutama melalui lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat," ujarnya.

Selain penguatan kurikulum, BNNK Belitung juga menyosialisasikan program Ananda Bersinar atau Aksi Antinarkoba Dimulai dari Anak. Program tersebut merupakan upaya membangun kesadaran antinarkoba dari lingkungan anak-anak.

Agus berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat untuk mewujudkan Kabupaten Belitung sebagai daerah yang bersih dari narkoba.

"Harapannya seluruh pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan Belitung Bersinar," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....