Petani di Bangka Pilih Tanaman Sedikit Air di Musim Kemarau

  • 22 Jul 2026 14:48 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mengajak para petani menanam jenis tanaman yang minim kebutuhan air di musim kemarau 2026. Ajakan tersebut sebagai langkah strategis untuk mencegah gagal panen dan menjaga ketahanan pangan.

Plt Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dinpanpertan) Kabupaten Bangka, Subhan mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau tahun ini berpotensi cukup panjang dan kering sehingga dapat mempengaruhi tanaman dengan pasokan air yang kurang.

“Musim kemarau tahun ini, kita juga mengajak para petani untuk menanam jenis tanaman yang kebutuhan airnya sedikit, seperti jagung maupun melakukan tumpeng sari dengan cabai dan lainnya,” kata Subhan kepada RRI, Rabu 22 Juli 2026.

Ia menyebut, para petani mesti bisa menyikapi musim kemarau dengan bijak, mengatur waktu tanam yang baik, sehingga dampak kekeringan tak menjadi alasan untuk dapur tetap mengebul.

“Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dan panjang, sehingga perlu adanya inovasi agar tanaman tetap tumbuh subur dan tak gagal panen,” ujarnya.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi mengatakan, berdasarkan prediksi iklim terbaru, musim kemarau berpotensi terjadi hingga awal tahun 2027.

“Kita mengimbau pemerintah dan masyarakat untuk mengantisipasi potensi kekeringan lahan pertanian, memodifikasi atau menyesuaikan tanaman yang minim pasokan air,” ujarnya.

Ia mengajak semua stakeholder untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca guna mendukung mitigasi selama musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....