Pemprov Babel dan Baznas Luncurkan Z-Preneur, Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM
- 22 Jul 2026 14:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) resmi meluncurkan Program Z-Preneur bagi pelaku usaha pemula di Hotel ST 12 Sungailiat, Rabu 22 Juli 2026.
Peluncuran program dilakukan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, sekaligus yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan modal dan perlengkapan usaha kepada pelaku usaha mikro.
Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan apresiasi kepada Baznas Republik Indonesia, Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta seluruh mitra yang telah menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat tersebut.
"Program Z-Preneur menunjukkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya menjadi sarana bantuan sosial, tetapi juga menjadi modal untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat," ujar Hidayat.
Menurut Gubernur, di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Baznas, perbankan, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan pelaku usaha yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.
Ia menegaskan, bantuan modal dan perlengkapan usaha yang disalurkan melalui Program Z-Preneur harus dimaknai sebagai stimulus untuk mengembangkan usaha, bukan sekadar bantuan sesaat.
"Manfaatkan kepercayaan ini dengan sungguh-sungguh, kelola usaha secara profesional, tingkatkan kualitas produk dan pelayanan, serta perluas pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital," pesannya kepada para penerima manfaat.
Gubernur juga berharap Program Z-Preneur tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi disertai pendampingan, pelatihan, dan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelaku usaha dapat meningkatkan kapasitas usahanya, membuka lapangan pekerjaan baru, hingga pada akhirnya mampu menjadi muzakki yang ikut berkontribusi membantu masyarakat melalui zakat.
Sementara penerima bantuan usaha dari Desa Balunijuk, Nina Sakinah mengaku berkomitmen menjalankan usaha agar dapat berkembang dengan baik.
“Saya baru saja selesai sekolah SMA tahun 2026 ini, jadi tidak perlu repot mencari pekerjaan tetapi justru bisa berpotensi memberikan lapangan kerja,” kata Nina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....