BPBD Pangkalpinang Buka Layanan Air Bersih, Warga Diminta Ajukan Permohonan
- 22 Jul 2026 12:44 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang menyiapkan layanan distribusi air bersih secara gratis bagi masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau.
Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara efektif.
"Distribusi tidak bisa melayani satu rumah karena tangki mobil membawa air dalam jumlah besar. Sangat disayangkan kalau hanya diantar ke satu rumah, terdapat sedikitnya 10 rumah dalam satu kawasan yang sama-sama," ujarnya, Rabu 22 Juli 2026.
Ia berharap ketua RT maupun RW dapat berperan mengoordinasikan pendataan warga yang mengalami kesulitan air bersih. Setelah jumlah penerima memenuhi ketentuan, BPBD akan menyalurkan bantuan tanpa dipungut biaya.
"Kami harapkan RT atau RW mendata rumah-rumah yang membutuhkan air. Kalau sudah ada minimal 10 rumah, kami siap datang dan air diberikan secara gratis," ujarnya.
Sebagai bagian dari administrasi, pemohon juga diminta menyampaikan surat permohonan kepada BPBD serta menyerahkan data jumlah warga yang menerima manfaat bantuan saat proses distribusi berlangsung.
| Baca juga: Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-September |
Dedi menambahkan, masyarakat yang telah memenuhi persyaratan dapat langsung menghubungi Call Center BPBD Kota Pangkalpinang di nomor 0811-7161-000 untuk mengajukan permohonan distribusi air bersih.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriadi, mengatakan berdasarkan hasil monitoring kondisi iklim terbaru, peluang terjadinya El Nino masih cukup besar sehingga berpotensi memperpanjang durasi musim kemarau, termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
"Berdasarkan hasil monitoring, peluang terjadinya El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun 2027. Dengan kondisi tersebut, musim kemarau diperkirakan juga akan berlangsung hingga awal tahun," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....