Program Laskarsiaga Jadi Prioritas PMI Belitung, Targetkan Pendonor Aktif

  • 21 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Program Laskarsiaga menjadi salah satu prioritas utama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung periode 2026-2031. Program yang mengusung konsep bank darah berbasis desa ini ditargetkan mampu memperkuat ketersediaan pendonor aktif hingga ke tingkat desa.

Ketua PMI Kabupaten Belitung periode 2026-2031, Hastari Wardianti, mengatakan keberadaan pendonor darah aktif di setiap desa menjadi langkah penting agar kebutuhan darah masyarakat dapat dipenuhi lebih cepat, terutama dalam kondisi darurat.

"Harapannya setiap desa memiliki pendonor darah aktif, sehingga ketika ada masyarakat yang membutuhkan darah, seperti ibu yang sedang melahirkan atau korban kecelakaan, pendonor dari desa tersebut bisa segera bergerak membantu," ujar Hastari, Selasa, 21 Juli 2026.

Hastari menjelaskan, setelah pelantikan kepengurusan baru, PMI Belitung akan menggelar rapat bersama seluruh pengurus untuk menyusun program kerja sekaligus memetakan kebutuhan organisasi ke depan.

Selain Laskarsiaga, PMI Belitung juga akan mengoptimalkan aplikasi pendonor darah yang berisi data pendonor aktif. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat yang ingin bergabung sebagai pendonor juga dapat melakukan pendaftaran secara lebih mudah.

Menurut Hastari, sistem pendataan yang terintegrasi akan membantu PMI dalam mengetahui ketersediaan pendonor ketika kebutuhan darah terjadi secara mendadak.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pendonor darah yang selama ini telah membantu masyarakat secara sukarela. Baginya, aksi donor darah merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan karena pendonor tidak pernah mengetahui siapa penerima darah yang mereka berikan.

"Para pendonor darah ini luar biasa, mereka membantu atas dasar kemanusiaan. Mereka tidak pernah tahu darah yang didonorkan akan digunakan untuk siapa, bisa saja untuk ibu yang melahirkan, korban kecelakaan, atau bahkan keluarga kita sendiri," katanya.

Salah seorang warga Belitung, Rahmatullah, mendukung langkah PMI menghadirkan program Laskarsiaga. Menurutnya, keberadaan pendonor yang sudah terdata di setiap desa akan memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan ketika membutuhkan darah.

"Kalau setiap desa punya pendonor aktif, tentu masyarakat tidak perlu terlalu lama mencari bantuan ketika kondisi darurat. Program seperti ini sangat membantu," ujarnya.

Melalui Laskarsiaga, PMI Belitung berharap pelayanan donor darah semakin dekat dengan masyarakat dan mampu mempercepat pertolongan bagi warga yang membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....