Masyarakat Laporkan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Bangka
- 18 Jul 2026 17:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Sejumlah pendengar Pro 1 RRI Sungailiat melaporkan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi di wilayah Bangka.
Laporan meliputi penggunaan barcode lebih dari satu oleh kendaraan tangki besar dan dugaan penimbunan oleh oknum.
Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM di Bangka Belitung aman dan penyaluran berjalan optimal.
Pendengar RRI, Engkus dari Plaben, Kabupaten Bangka dalam program Opini Publik Pro 1 RRI Sungailiat, Sabtu, 18 Juli 2026.
Ia menduga ada kendaraan roda empat dengan tangki berkapasitas besar yang menggunakan barcode lebih dari satu saat mengisi BBM di SPBU.
"Kami berharap ada pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan barcode dan kapasitas tangki kendaraan. Kalau memang ada penyalahgunaan, sebaiknya segera ditindak agar masyarakat yang benar-benar berhak tidak dirugikan," kata Engkus.
Warga lainnya Leman dari Tanggamus menduga adanya praktik penimbunan BBM oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Kalau benar ada penimbunan, tentu sangat merugikan masyarakat. Kami berharap laporan seperti ini ditindaklanjuti sehingga distribusi BBM tetap lancar dan tidak menimbulkan kelangkaan," ujarnya.
Masyarakat menilai pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, PT Pertamina, dan pengelola SPBU. Partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi juga dinilai penting.
Sebelumnya Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagsel menjelaskan antrean yang terjadi di SPBU dipengaruhi permintaan BBM dalam beberapa waktu terakhir.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan memastikan penyaluran BBM di wilayah Bangka Belitung terus berjalan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok Pertalite maupun Bio Solar di Bangka Belitung tersedia dan penyaluran ke SPBU tetap berjalan sesuai jadwal," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....