Pemkot Pangkalpinang Gandeng BRIN Siapkan Kebun Raya dan Budidaya Kepiting Bakau
- 11 Jul 2026 17:01 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang menata 60 hektare lahan Kebun Raya dan 200 hektare sentra budidaya kepiting bakau. Lahan Kebun Raya di Tuatunu yang sudah bersertifikat itu akan menjadi pusat konservasi, inovasi, dan wisata edukasi.
"Kami ingin mengumpulkan fauna endemik di lahan itu. Kebun Raya ini sudah mulai dibangun secara bertahap dan siap berkolaborasi dengan BRIN untuk pengembangan lebih lanjut," kata Saparudin saat penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kamis, 9 Juli 2026, di Jakarta.
Wali Kota Saparudin menjelaskan: lahan 200 hektare di pesisir timur kota sebagai sentra budidaya kepiting bakau akan dijadikan kawasan percontohan untuk mendukung target program ketahanan pangan nasional.
”Kepiting bakau ini lebih halus dagingnya dibanding udang windu," kata Saparudin.
Dengan dukungan riset dari BRIN, pemerintah kota melihat kawasan itu berpeluang menjadi wisata sungai berbasis konservasi yang mampu memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN Yopi menegaskan komitmen BRIN untuk mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan pembangunan sekaligus mendorong komersialisasi hasil riset dan inovasi.
Menurutnya, nota kesepakatan ini memuat 16 program yang akan dijalankan selama tiga tahun ke depan dengan pemantauan dan evaluasi secara rutin setiap bulan.
"Kami siap selalu mendampingi. Dampaknya yang paling sederhana, kita harus bertanya kepada masyarakat karena mereka yang langsung merasakan," ucap Yopi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....